Lubuklinggau Siap Jadi Pusat Penyaluran Tenaga Kerja
- 04 Feb 2026 08:58 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Lubuklinggau menyatakan kesiapan menjadi pusat penyaluran tenaga kerja, termasuk ke luar negeri, sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran. Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, saat berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Jakarta, Selasa, 3 Januari 2026.
“Lubuklinggau siap menjadi pusat penyaluran tenaga kerja. Kami ingin membuka peluang kerja yang lebih luas dan aman, tidak hanya di dalam negeri,” ujar Rachmat.
Ia menilai, selama ini pencari kerja masih terpaku pada pasar domestik, padahal peluang kerja di luar negeri terbuka lebar dan menjanjikan dari sisi pendapatan maupun perlindungan, asalkan melalui jalur resmi.
Rachmat bahkan menyatakan kesiapan Lubuklinggau menjadi pilot project Kementerian P2MI di Sumatera Selatan. Menurutnya, kerja sama ini akan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas dinas di tingkat daerah.
“Pak Wamen menyampaikan banyak sektor kerja luar negeri yang masih sangat membutuhkan tenaga Indonesia. Melalui kerja sama ini, pencari kerja bisa mendapatkan referensi yang jelas dan bekerja secara aman,” katanya.
Dukungan terhadap rencana tersebut datang dari DPRD Sumatera Selatan. Anggota DPRD Sumsel, Fajar Febriansyah, menilai Lubuklinggau memiliki potensi besar menjadi hub penyaluran pekerja migran yang legal dan terlindungi. “Lubuklinggau bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Saya mendorong agar segera dibuat MoU antara Kementerian P2MI dan Pemkot, supaya rencana ini cepat terealisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, memastikan pemerintah pusat siap memberikan dukungan penuh. Menurutnya, aspek pelatihan dan pendampingan menjadi kunci utama agar penempatan tenaga kerja luar negeri berjalan aman dan berkelanjutan. “Kami siap memberikan pelatihan dan pendampingan yang tepat, sehingga pencari kerja dapat disalurkan ke negara tujuan yang sesuai dan terlindungi,” kata Dzulfikar.
Ia menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen memastikan setiap pekerja migran Indonesia berangkat melalui mekanisme resmi dan memperoleh jaminan perlindungan. “Negara hadir untuk memberikan rasa aman bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....