Tenaga Kerja Unggul Butuh Ijazah dan Sikap Profesional

  • 09 Jan 2026 01:57 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pengamat pendidikan Sumsel, Prof. Abdullah Idi menegaskan bahwa proses mendapatkan ijazah lebih penting daripada sekadar memilikinya. Ia menyebut kejujuran dan semangat pantang menyerah jadi kunci dalam meraihnya.

“Jika diraih dengan benar, ijazah bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya dalam acara Indonesia Cerdas. Kegiatan ini berlangsung secara daring dan disiarkan dari Studio Pro 1 RRI Palembang, Rabu 7 Januari 2026.

Abdullah menyatakan ijazah merupakan bukti kelulusan dari satuan pendidikan formal atau nonformal. Dokumen tersebut diatur dalam Permendikbud Nomor 58 Tahun 2024.

Ia menyebut ijazah penting untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan. Namun, ijazah harus diimbangi dengan keahlian dan keterampilan khusus.

“Ijazah bukan satu-satunya syarat utama. Kompetensi dan keterampilan jadi nilai lebih di dunia kerja,” tuturnya.

Abdullah memaparkan data yang menunjukkan 70 persen pekerjaan tidak sesuai dengan jurusan di ijazah. Dunia kerja kini lebih mempertimbangkan keahlian praktis sesuai kebutuhan perusahaan.

Ia menilai penguasaan teknologi, bahasa asing, dan keterampilan lain jadi keunggulan dalam bersaing. Oleh sebab itu, kompetensi teknis harus dikembangkan agar tidak hanya bergantung pada ijazah.

Abdullah juga menekankan pentingnya karakter dan mentalitas dalam bekerja. Nilai kejujuran, kemandirian, dan integritas disebutnya sebagai fondasi utama.

“Jangan lupakan pengalaman dan keahlian sebagai nilai tambah. Ijazah dan kompetensi harus berjalan beriringan,” katanya menutup perbincangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....