Polsek Rambutan Dorong Ketahanan Pangan Lewat P2B

  • 25 Nov 2025 17:46 WIB
  •  Palembang

KBRN, Banyuasin: Peran kepolisian di tengah masyarakat kini semakin meluas, tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga merambah ke sektor kesejahteraan. Hal ini dibuktikan oleh aksi Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan, Brigpol Rendy Permana, yang memimpin langsung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Pulau Parang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Selasa (25/11/2024).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolres Banyuasin untuk secara aktif mendorong kemandirian pangan masyarakat. Tujuannya jelas: membangun fondasi ketahanan pangan dari lingkungan terkecil sebagai bagian dari visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Di tengah antusiasme warga, Rendy tidak hanya berteori. Ia turun tangan memberikan contoh praktis cara mengelola lahan pekarangan dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan bergizi, mulai dari sayuran, tanaman obat, hingga komoditas produktif lainnya. Kehadiran polisi di sawah dan kebun ini disambut baik, menjadi pemicu semangat bagi warga Desa Pulau Parang.

Menurut Rendy, kemandirian pangan harus dimulai dari lingkungan yang paling dekat dan mudah dijangkau.

"Ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, kita bisa menyediakan pangan yang lebih sehat, mudah, dan ekonomis," ujar Rendy.

Ia menambahkan bahwa program ini memiliki dampak ganda: selain membantu pemenuhan gizi keluarga, P2B juga secara langsung dapat menekan pengeluaran rumah tangga di tengah tantangan ekonomi.

Program P2B ini digagas sebagai wujud nyata kepedulian Polri dalam meningkatkan kualitas gizi dan kemandirian pangan di tingkat desa. Selain praktik penanaman, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi pentingnya diversifikasi pangan dan pola makan bergizi seimbang, menambah wawasan warga agar pola konsumsi menjadi lebih sehat.

Polsek Rambutan optimis bahwa kegiatan berkelanjutan ini akan menjadikan Desa Pulau Parang sebagai percontohan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Banyuasin. Melalui sinergi dan dukungan masyarakat, program P2B diyakini mampu memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas hidup keluarga dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....