Bandara Palembang Catat Peningkatan Selama Angkutan Lebaran 2026

  • 30 Mar 2026 10:58 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II catatan lonjakan penumpang angkutan lebaran 2026/ 1447 Hijriah (H) singifikant dibandingkan tahun sebelumnya. Catatan itu usai penutupan operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang aktif sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II , Ahmad Syaugi Shahab menyebutkan sepanjang periode posko, Bandara Internasional SMB II melayani sebanyak 193.628 penumpang, meningkat 11,6 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran 2025. Puncak arus penumpang terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 13.826 penumpang.

Dari sisi operasional penerbangan, bandara melayani 1.277 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026, meningkat 17,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Peningkatan ini juga didukung oleh realisasi 229 penerbangan tambahan (extra flight) dari beberapa maskapai.

Adapun rute tambahan tersebut mencakup sejumlah kota tujuan utama seperti Cengkareng, Halim, Yogyakarta, Surabaya, Pangkal Pinang, Batam, dan Kualanamu. “Semua rute itu menjadi jalur favorit masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” kata Ahmad Syauqi.

Ahmad Syaugi menegaskan bahwa keberhasilan dalam mengelola peningkatan trafik sekaligus mempertahankan standar keselamatan ini semakin memperkuat posisi Bandara SMB II sebagai gerbang utama konektivitas udara di wilayah Sumatera Selatan

Menurut Syaugi, peningkatan trafik periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan 2025 yang berhasil dilayani secara optimal dan mencatatkan hihil kecelakaan (zero accident). Peningkatan ini semakin mempertegas peran strategis Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Sumatera Selatan.

“Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident,” tuturnya. Ahmad Syaugi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....