Capaian Zero Accident, Posko Terpadu Lebaran Bandara Palembang Resmi Ditutup

  • 30 Mar 2026 10:52 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Posko yang aktif sejak 13 Maret ditutup pada, Senin, 30 Maret 2026.

Penutupan ditandai dengan Apel Penutupan Posko yang diikuti oleh manajemen internal Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II bersama seluruh stakeholder bandara. General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II , Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan kegiatan apel tersebut menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan udara periode Lebaran 2026/1447 H.

“Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal. Dengan pencapaian utama zero accident,” ujar Ahmad Syaugi usai kegiatan apel penutupan.

Menurut Syaugi, terjadi peningkatan trafik periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan 2025 yang berhasil dilayani secara optimal dan mencatatkan zero accident. “Catatan ini semakin mempertegas peran strategis Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan trafik periode Angkutan Lebaran di awal tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. “ Hal ini guna memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa serta utamanya mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah di Provinsi Sumatera Selatan” tuturnya.

Berdasarkan laporan data bandara sepanjang masa operasional posko, Bandara SMB II tercatat melayani sebanyak 193.628 penumpang. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 11,6 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional penerbangan, total pergerakan pesawat mencapai 1.277 penerbangan, atau meningkat 17,7 persen dibandingkan tahun 2025. Lonjakan ini turut didukung oleh tambahan 229 penerbangan ekstra (extra flight) yang dioperasionalkan sejumlah maskapai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....