Ombudsman Pantau Tol Palembang Jelang Mudik Lebaran 2026

  • 17 Mar 2026 06:46 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Keluhan masyarakat terhadap kondisi Tol Palembang-Kayu Agung mendorong Ombudsman RI Sumatera Selatan melakukan pemantauan pelayanan transportasi. Pengawasan dilakukan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Pemantauan dilakukan di ruas Tol Palembang-Kayu Agung dan Tol Palembang-Betung pada Jumat 13 Maret 2026. Ombudsman ingin memastikan pelayanan transportasi berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Selatan M. Adrian Agustiansyah memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi Asisten Bidang Pemeriksaan Laporan Agung Pratama serta Asisten Bidang Pencegahan Maladministrasi.

Dalam kunjungan tersebut Ombudsman menerima penjelasan dari pengelola Tol Palembang-Kayu Agung. Penjelasan tersebut berkaitan dengan kesiapan pengelolaan arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Keluhan masyarakat terhadap kondisi Jalan Tol Palembang-Kayu Agung sudah berlangsung lama. Perbaikan besar yang memakan waktu dua tahun harus dilakukan optimal,” ujarnya.

Adrian menilai perbaikan tersebut penting agar kerusakan jalan tidak kembali terjadi. Ia berharap kualitas jalan tol dapat bertahan lebih lama.

Pengelola tol juga akan memberlakukan diskon tarif bagi pengguna jalan pada 14-16 Maret 2026. Diskon kembali diberlakukan pada 26-28 Maret 2026 untuk membantu masyarakat.

Selain itu pengelola menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol. Fasilitas tersebut meliputi tiga patroli jalan tol, dua mobil derek, dua ambulans, serta tiga unit Patroli Jalan Raya.

Pengelola juga menyiapkan satu kendaraan rescue untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu pengguna jalan selama perjalanan mudik.

Selain itu pekerjaan konstruksi dihentikan sementara pada 13 hingga 29 Maret 2026. Langkah tersebut dilakukan agar arus kendaraan tetap lancar selama periode mudik.

Pengelola juga menyiapkan tim sapu lubang untuk memperbaiki kerusakan kecil di badan jalan. Perbaikan cepat dilakukan agar kondisi jalan tetap aman dilalui kendaraan.

Adrian menegaskan seluruh upaya tersebut harus memastikan pelayanan transportasi berjalan optimal. Ia berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....