Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik di Sumsel
- 14 Mar 2026 09:24 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memastikan kesiapan penuh jajaran kepolisian untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2026 yang digelar di halaman Griya Agung Palembang, Kamis 12 Maret 2026. Apel ini menandai dimulainya operasi besar yang melibatkan ribuan personel dari berbagai instansi untuk memastikan kelancaran dan keamanan mudik Lebaran di wilayah Sumsel.
Sebanyak sekitar 1.000 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait dikerahkan dalam Operasi Ketupat Musi 2026. Kehadiran personel yang terkoordinasi ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri di Sumatera Selatan. Operasi ini juga menjadi bagian dari strategi pengamanan nasional yang diharapkan dapat menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang membacakan amanat Kapolri di hadapan seluruh peserta apel. Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi. Apel tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Forkopimda dan pimpinan TNI di Sumatera Selatan, yang memperlihatkan sinergi yang kuat antara kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan wilayah.
Sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Musi 2026, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho bersama dengan Wakapolda Sumsel Rony Samtana, dan pejabat utama Polda Sumsel melakukan penyematan pita kepada perwakilan personel yang bertugas. Penyematan pita ini menandakan dimulainya secara resmi pengamanan Lebaran di Sumatera Selatan. Dengan begitu, seluruh personel siap terjun ke lapangan untuk melaksanakan tugas pengamanan selama periode mudik Lebaran.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa upaya pengamanan ini sangat penting, mengingat tingginya potensi mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat signifikan selama Lebaran 2026. Menurut survei dari Kementerian Perhubungan, diperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik di seluruh Indonesia. Hal ini menuntut persiapan matang dari pihak kepolisian dan seluruh pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik.
Sebagai antisipasi lonjakan pergerakan tersebut, Polri dan instansi terkait telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang akan tersebar di berbagai titik strategis di seluruh Sumatera Selatan. Pos-pos ini akan difungsikan untuk memberikan pelayanan, memantau arus lalu lintas, serta memberikan bantuan kepada para pemudik yang membutuhkan. Kehadiran pos pengamanan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalani perjalanan jauh.
Kapolda Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengamanan Lebaran bukan hanya soal pengaturan lalu lintas, tetapi juga soal menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi masyarakat. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan bahwa perayaan Idul Fitri dapat berjalan lancar dan aman bagi semua," ujarnya. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, Operasi Ketupat Musi 2026 diharapkan dapat menghadirkan suasana mudik yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....