Operasi Ketupat Musi Dimulai, 199 Personel Polda Sumsel Siap Amankan Mudik

  • 14 Mar 2026 09:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) resmi memulai Operasi Ketupat Musi 2026 dengan menggelar apel perdana personel Satuan Tugas (Satgas) di halaman samping Gedung Presisi Polda Sumsel pada Jumat,13 Maret 2026. Apel ini menandai kesiapan penuh jajaran Polda Sumsel dalam menjalankan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, terutama untuk mengamankan arus mudik dan arus balik di wilayah Sumsel.

Sebanyak 199 personel satgas hadir lengkap dalam apel tersebut, yang merupakan simbol kesiapan Polda Sumsel dalam menghadapi tantangan besar selama periode libur Lebaran. Operasi Ketupat Musi 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026, untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran, serta memastikan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman.

Apel perdana ini dipimpin oleh AKBP Arief Wibowo, Kepala Sekretariat Operasi Daerah (Kaset Opsda) Operasi Ketupat Musi 2026. Dalam arahannya, Arief Wibowo, menegaskan, pentingnya apel harian yang wajib dilaksanakan setiap hari selama operasi berlangsung. Apel harian ini merupakan bagian dari mekanisme pengendalian operasional untuk memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Melalui apel harian tersebut, pimpinan operasi dapat memantau kesiapan seluruh personel dan memastikan bahwa setiap anggota memahami tugas serta tanggung jawabnya. Selain itu, setiap satuan tugas diminta untuk menunjuk operator khusus yang bertanggung jawab atas pelaporan harian operasi agar berjalan tertib dan terstruktur. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan koordinasi dan kelancaran operasi.

Polda Sumsel juga menyiapkan mekanisme evaluasi (anev) secara berkala guna memantau perkembangan situasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026. Kepala Satgas dan seluruh perangkat operasi diwajibkan hadir dalam kegiatan evaluasi guna memastikan koordinasi antar satgas berjalan dengan lancar dan optimal. Evaluasi berkala ini penting untuk memastikan pengamanan mudik Lebaran dapat berjalan sesuai rencana.

Pada hari pertama operasi, perhatian juga difokuskan pada rencana kedatangan Tim Supervisi Mabes Polri yang dijadwalkan untuk memantau langsung pelaksanaan Operasi Ketupat Musi di Sumatera Selatan. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam menjamin pelaksanaan operasi berjalan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, menekankan, apel harian sangat penting untuk memastikan kesiapsiagaan personel. “Apel harian merupakan bagian dari pengendalian operasional. Kami memastikan seluruh personel dalam kondisi siap, sehat, dan memahami tugas masing-masing dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda Sandi Nugroho.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2026 bahwa mereka telah menerima arahan teknis sebelumnya. Setiap perwira bertanggung jawab untuk mengendalikan anggotanya dengan memastikan pelaksanaan operasi berjalan efektif dan terkoordinasi. "Kami akan bekerja secara terstruktur dan melaporkan perkembangan situasi secara berkala," tambah Nandang.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah disiapkan di sepanjang jalur mudik. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Musi 2026,” pungkas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....