BMKG Ingatkan Ancaman Hujan saat Puncak Mudik Lebaran 2026
- 14 Mar 2026 08:24 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jutaan masyarakat Indonesia bersiap melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. Jalanan mulai dipadati kendaraan, terminal dan bandara dipenuhi pemudik yang membawa harapan untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, di balik euforia mudik Lebaran 2026, ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan, kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa pada periode 11 hingga 16 Maret 2026, sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Bahkan dibeberapa daerah, hujan diperkirakan turun dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi cuaca ini perlu menjadi perhatian serius, terutama karena puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada Senin, 16 Maret 2026 dan Rabu, 18 Maret 2026. Artinya, jutaan pemudik kemungkinan akan melakukan perjalanan saat potensi hujan masih cukup tinggi di berbagai wilayah.
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dari BMKG, Siswanto, pada acara Dialog Palembang Menyapa Pro 1 RRI Palembang, Rabu, 11 Maret 2026 menjelaskan, secara umum kondisi cuaca di wilayah Sumatera Selatan saat ini masih didominasi hujan. “Saat ini secara umum kondisi di Sumatera Selatan dalam kondisi hujan,” ujarnya. Ia menegaskan, masyarakat perlu memahami dinamika cuaca menjelang musim mudik.
Siswanto mengimbau para pemudik untuk selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan. “Kami mengingatkan kepada para pemudik untuk selalu melihat kondisi cuaca melalui web resmi BMKG,” jelasnya. Menurutnya, akses informasi cuaca yang akurat dapat membantu masyarakat mengantisipasi risiko selama perjalanan.
Ia juga menambahkan, kondisi cuaca di wilayah Palembang selama bulan Ramadhan cenderung berubah-ubah. Pada awal Maret sempat terjadi kondisi cuaca yang cukup terik, namun saat ini kembali didominasi hujan. “Secara umum kondisi di Sumatera Selatan sampai menjelang Lebaran nanti masih berada pada musim penghujan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Siswanto menjelaskan, dinamika cuaca tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor. “Penyebab kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh faktor global maupun faktor lokal,” katanya. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat yang hendak mudik untuk selalu bersiap menghadapi perubahan cuaca. “Masyarakat yang ingin mudik harus siap payung sebelum hujan, baik menuju keluarga maupun ke tempat wisata,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Darurat dari BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Sudirman, menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota. “Kami tetap berkoordinasi dengan teman-teman di kota dan kabupaten,” ujarnya.
Sudirman menegaskan, pihaknya siap siaga menghadapi potensi kondisi darurat selama arus mudik Lebaran tahun ini. “Kami siap siaga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan arus mudik tahun ini,” jelasnya. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran di daerah agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....