Penjualan Tiket Mudik KA Sumbagsel Melonjak Signifikan

  • 05 Mar 2026 08:38 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan signifikan penjualan tiket Angkutan Lebaran 1447 H/2026. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kereta api masih menjadi moda favorit untuk perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengungkapkan, hingga 2 Maret 2026 penjualan tiket untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 83.346 tiket. Angka tersebut merupakan akumulasi dari tiga perjalanan kereta api yang dioperasikan selama masa angkutan Lebaran.

“Capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api semakin baik. KAI terus berkomitmen memastikan perjalanan yang selamat, tepat waktu, dan nyaman bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Aida, Senin 2 Maret 2026.

Tiga layanan utama yang beroperasi yakni KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP), dan KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP). Ketiganya menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di momen mudik tahun ini.

Untuk KA Bukit Serelo, penjualan tiket relasi Kertapati–Lubuk Linggau mencapai 15.112 lembar atau 108 persen dari kapasitas, sementara arah sebaliknya terjual 16.347 tiket atau 117 persen. Tingginya angka ini menunjukkan okupansi melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.

KA Rajabasa bahkan mencatat angka lebih tinggi. Relasi Kertapati–Tanjungkarang terjual 20.731 tiket atau 111 persen, sedangkan arah Tanjungkarang–Kertapati mencapai 23.004 tiket atau 123 persen dari kapasitas yang disediakan.

Sementara itu, KA Sindang Marga mencatat penjualan 4.813 tiket atau 51 persen untuk relasi Kertapati–Lubuk Linggau dan 3.429 tiket atau 36 persen untuk relasi sebaliknya. Meski belum setinggi dua KA lainnya, okupansi diperkirakan terus bertambah mendekati puncak arus mudik.

KAI memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 18–19 Maret 2026 dengan 9.436 pelanggan atau 123 persen dari kapasitas. Adapun arus balik diperkirakan berlangsung 27–29 Maret 2026 dengan 11.426 pelanggan. KAI memastikan kesiapan operasional demi menjamin perjalanan yang selamat dan tepat waktu.

Rekomendasi Berita