Penjualan Tiket Lebaran KAI Palembang Tembus 81 Ribu

  • 28 Feb 2026 14:52 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 1447 H/2026 mencapai 81.134 tiket hingga 28 Februari 2026. Penjualan tersebut untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 dan mencakup tiga perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang.

Tiga layanan kereta api yang menjadi andalan masyarakat pada masa angkutan Lebaran tahun ini yakni KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP), serta KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP). Tingginya minat masyarakat terlihat dari sejumlah perjalanan yang telah melampaui kapasitas tempat duduk.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa pemesanan tiket masih terus berlangsung karena sistem penjualan telah dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan. Kebijakan ini memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dan arus balik.

"Pemesanan tiket masih terus berlangsung karena sistem penjualan telah dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan. Kebijakan ini memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik," ujar Aida, 28 Februari 2026.

Untuk KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau, tiket terjual sebanyak 14.803 lembar atau 106 persen dari kapasitas. Sementara untuk relasi sebaliknya, Lubuk Linggau–Kertapati, penjualan mencapai 16.002 tiket atau 114 persen dari kapasitas yang tersedia.

KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat penjualan 20.295 tiket atau 109 persen dari kapasitas. Untuk perjalanan sebaliknya menuju Kertapati, tiket yang telah terjual mencapai 22.534 lembar atau 121 persen dari kapasitas yang disediakan.

Berbeda dengan dua kereta lainnya, KA Sindang Marga masih memiliki ketersediaan tempat duduk. Untuk relasi Kertapati–Lubuk Linggau, tiket terjual 4.371 lembar atau 46 persen dari kapasitas, sedangkan relasi sebaliknya baru mencapai 3.119 tiket atau 33 persen.

Berdasarkan tren sementara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026 dengan total 9.293 penumpang atau 121 persen dari kapasitas. KAI mengimbau masyarakat memanfaatkan kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI dan situs kai.id guna memastikan perjalanan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....