Jejak Tugu Soekarno Perkuat Sejarah Rencana Ibu Kota Negara di Palangka Raya
- 26 Jul 2026 22:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kota Palangka Raya memiliki jejak sejarah yang berkaitan dengan rencana pembangunan ibu kota negara Indonesia pada masa awal berdirinya Provinsi Kalimantan Tengah. Jejak sejarah tersebut dapat dilihat melalui Tugu Soekarno yang berada di Jalan S. Parman, Kelurahan Langkai, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Gauri Vidya Dhaneswara, mengatakan Tugu Soekarno menjadi simbol kesediaan Gubernur Kalimantan Tengah, Tjilik Riwut, menyambut wacana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Palangka Raya. Menurutnya, tugu tersebut juga menjadi titik sumbu pembangunan tata letak Kota Palangka Raya sekaligus penanda awal pembangunan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.
"Kemudian keluar lah wacana dari Presiden Soekarno waktu itu mengenai kemungkinan ada beberapa kota yang bisa jadi pengganti Jakarta gitu kan. Salah satunya saat itu hadir dalam rapat itu Gubernur Kalimantan Tengah, Pak Tjilik Riwut, beliau menyatakan ya Palangka Raya juga bisa gitu," katanya, Jumat, 24 Juli 2026.
Lebih lanjut, pemerintah provinsi telah melibatkan masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk ikut mengelola kawasan Tugu Soekarno yang menjadi salah satu cagar budaya di Palangka Raya. Meski demikian, salah seorang warga Palangka Raya, Ahmad Rizaldi, menilai pengelolaan Tugu Soekarno sebagai objek wisata sejarah masih belum maksimal sehingga kondisinya dinilai kurang terawat.
"Tapi kalau kita lihat realitanya sekarang, potensinya sebagai situs sejarah dan juga objek wisata belum tergarap begitu ya, bahkan terasa kurang terawat," katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sugiyarto, mengatakan meski pelibatan masyarakat sudah dilakukan, pemerintah tetap perlu melakukan berbagai pembenahan untuk meningkatkan daya tarik wisata Tugu Soekarno. Menurutnya, dengan pengelolaan yang lebih terstruktur dan didukung fasilitas yang memadai, situs bersejarah tersebut dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung dari luar daerah.
"Perlu pembenahan, lokasi itu perlu pembenahan, perlu tempat semacam untuk kunjungan wisata, ada ya museum kecil-kecilan lah gitu atau semacam pos, di situ ada penjelasan, nanti ada dibuatkan leaflet yang menceritakan sejauh mana pada saat itu Pak Presiden Sukarno datang ke situ, kemudian penandatanganan prasasti dan seterusnya, ini yang perlu digali ya, kemudian disiapkan infrastrukturnya," katanya.
Pelestarian Tugu Soekarno tidak hanya penting untuk menjaga warisan sejarah, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata berbasis budaya di Kota Palangka Raya. Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, kawasan bersejarah ini diharapkan menjadi destinasi edukatif yang mampu mengenalkan sejarah lahirnya Palangka Raya kepada generasi mendatang sekaligus menarik minat wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....