Tugu Tiang Pancang, Monumen Bersejarah Awal Berdirinya Kota Palangka Raya

  • 29 Apr 2026 03:40 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tugu Tiang Pancang menjadi salah satu cagar budaya penting yang menyimpan jejak awal berdirinya Kota Palangka Raya. Monumen yang terletak di Jalan S. Parman, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya ini tidak hanya menjadi penanda kota, tetapi juga simbol sejarah yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, tugu ini dibangun sebagai penanda peletakan batu pertama pembangunan Kota Palangka Raya pada tahun 1957. Namun lebih dari sekadar penanda fisik, keberadaan tugu ini juga merepresentasikan semangat awal pembangunan sebuah kota yang dirancang menjadi pusat pemerintahan di Kalimantan Tengah.

Pada bagian utamanya terdapat tiang pancang yang terbuat dari kayu ulin, material khas Kalimantan yang dikenal kuat dan tahan lama. Di atasnya berdiri struktur tugu dari beton dengan bentuk stilisasi menyerupai lidah api, yang secara visual memberi kesan semangat yang terus menyala.

Di bagian bawah tugu, prasasti peresmian oleh Presiden Soekarno pada 17 Juli 1957 menjadi elemen penting yang mengikat nilai historisnya. Peristiwa tersebut bukan hanya seremoni, tetapi momentum besar yang menandai lahirnya Palangka Raya sebagai kota baru, yang kala itu disambut antusias oleh ribuan masyarakat.

Keunikan lain tampak pada deretan 17 pilar runcing di bagian belakang tugu. Elemen ini bukan sekadar ornamen, melainkan simbol bambu runcing yang merepresentasikan semangat perjuangan rakyat Indonesia. Detail ini memperkaya makna visual sekaligus mempertegas identitas sejarahnya.

Jika dilihat dalam konteks yang lebih luas, Tugu Tiang Pancang tidak bisa dipisahkan dari proses pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 1957. Dari sinilah, Palangka Raya mulai berkembang sebagai pusat pemerintahan sekaligus ruang tumbuh bagi berbagai aktivitas sosial dan budaya.

Kini, kawasan tugu tertata rapi dengan taman dan ruang terbuka yang membuatnya tidak hanya menjadi situs sejarah, tetapi juga ruang publik yang nyaman. Kehadiran patung Presiden Soekarno di sekitarnya semakin memperkuat nuansa historis yang terasa hingga sekarang.

Sebagai ikon kota, Tugu Tiang Pancang bukan sekadar monumen masa lalu. Ia adalah pengingat bahwa sebuah kota besar selalu berawal dari satu titik sederhana, yang kemudian tumbuh menjadi identitas bersama yang terus dijaga dan diwariskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....