Istana Kuning Pernah Terbakar Ulah Orang Gangguan Jiwa
- 29 Jan 2026 23:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya : Berkunjung ke Pangkalan Bun, masih kurang rasanya apabila tidak menyambangi Istana Kuning. Salah satu icon kota manis ini merupakan saksi sejarah awal mula terbentuknya Kabupaten Kotawaringin Barat.
Istana yang berdiri megah dengan pilar-pilar kayu sebagai penopangnya ini, sempat mengalami musibah kebakaran pada Tahun 1986 yang disebabkan oleh seorang wanita gangguan jiwa bernama Draya. Peristiwa tersebut melahap habis seluruh bagian istana dan segala isinya. Meski begitu, upaya pemugaran dan pelestarian Istana Kuning tetap dilakukan.
Salah satu keturunan dari Raja Kutaringin yang juga penjaga istana, Gusti, mengatakan pemugaran baru dilakukan pada tahun 2000, namun tentu bangunannya sudah tidak sama seperti dulu. Istana tua ini mulai difungsikan untuk kegiatan pariwisata dan perkantoran dengan tujuan mengakrabkan istana dengan masyarakat setempat.
"Pintunya ini sebelum terbakar berwarna kuning. Berbuat dari kayu berwarna kuning. Pada waktu itu tahun 1986 istana ini terbakar dan yang membakarnya pada waktu itu orang gila dan pada waktu itu diganggu sama orang-orang mabuk. Kemungkinan karena dia meluapkan kekesalan, akhirnya masuklah ke istana ini. Kebetulan pada waktu itu istana dalam keadaan kosong karena keluarga kerajaan pada waktu itu diundang oleh pemerintah daerah untuk menghadiri satu acara," ujarnya, Kamis 29 Januari 2026.
Di dalam istana ini hampir tak ada isinya. Ukuran bangunan-bangunannya yang besar dan luas semakin menambah kesan kosong istana tersebut. Akan tetapi, lanjut Gusti, masih dapat dilihat sejumlah lukisan raja-raja terdahulu yang berderet rapi di salah satu pojok ruangan.
Terdapat pula kereta kuda yang biasa digunakan keluarga kerajaan zaman dulu untuk berkeliling. Kereta kuda ini adalah kereta kuda yang baru yang khusus dipesan dari Jawa sebagai pengganti kereta yang sudah terbakar.
Istana Kuning didirikan oleh Sultan Kutaringin ke-9, yaitu Pangeran Ratu Imanuddin yang berkuasa pada tahun 1811 hingga 1841. Nama Istana Kuning sebenarnya adalah Istana Indrasari Bukit Indah Kencana.
Pendirian istana ini terkait dengan pemindahan ibu kota Kesultanan dari wilayah Kotawaringin Lama ke Pongkalan Bu’un (Pangkalan Bun) dengan tujuan pelebaran area kekuasaan.
Istana Kuning merupakan sebutan, bukan karena istananya berwarna kuning. Warna kuning adalah warna kebanggaan suku Melayu. Dimana pun Kerajaan Melayu identik dengan warna kuning. Warna kuning diambil dari filosofi emas yang melambangkan kesakralan, kemakmuran dan kesejahteraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....