Gelar Seni Budaya Dorong Pariwisata Berbasis Identitas Daerah
- 21 Sep 2025 18:50 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Gelar Seni Budaya 2025 yang digelar di Panggung Terbuka UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah pada Sabtu (20/9/2025) malam menghadirkan perpaduan seni tradisi, musik modern, dan karya kreatif generasi muda. Acara ini menjadi salah satu rangkaian program Taman Budaya sepanjang tahun yang bertujuan memberi ruang apresiasi sekaligus mempromosikan pariwisata berbasis budaya.
Sejumlah sanggar seni lokal ambil bagian dalam pertunjukan, di antaranya Sanggar Bukit Kahias (SABABUKA), Karungut Guru Kalteng Harati Berkah, Kaaliilaa Production, Sanggar Seni Budaya Tunjung Nyaho, Black Tiger Dance, Bellacoustic Indonesia, dan Rumah Budaya Pajawen Tingang. Setiap penampilan menampilkan ragam nuansa, mulai dari tari tradisi, musik akustik, hingga kolaborasi lintas genre yang memadukan unsur budaya daerah dengan sentuhan modern.
Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Wildae Binti, menjelaskan bahwa Gelar Seni Budaya bukan sekadar pertunjukan hiburan, tetapi juga upaya pelestarian identitas lokal. “Kegiatan ini menjadi wadah bagi seniman untuk memperkenalkan kembali seni tradisi sekaligus mengembangkannya agar relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Antusiasme penonton tampak jelas sepanjang pertunjukan. Tepuk tangan panjang mengiringi tiap penampilan, menandakan apresiasi publik terhadap upaya seniman lokal yang menghidupkan kembali nilai budaya sekaligus menyajikannya dalam format yang menarik.
Penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan. Dengan memosisikan seni budaya sebagai bagian dari produk wisata, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat identitas daerah, menarik wisatawan, dan membuka peluang ekonomi kreatif bagi pelaku seni maupun UMKM lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....