Pengrajin Rotan Keluhkan Bahan Baku Sulit Didapat

  • 02 Agt 2022 04:51 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya : Pengrajin rotan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan baku rotan saat ini. Akibatnya mereka kebingungan berproduksi dengan partai banyak karena ketiadaan rotan diPalangka Raya.

Pelaku UMKM industri Kelompok Jawet Weni Pengrajin Rotan Palangka Raya, Len Weni menceritakan untuk memproduksi karyanya seperti tas, dompet, tikar yang terbuat dari anyaman rotan dengan partai banyak saat ini tidak dapat dilakukan.

" Kelangkaan bahan baku rotan membuat pengusaha mebel rotan dan pengrajin rotan tidak bisa memenuhi permintaan pasar. Dimana permintaan pasar saat ini sangat tinggi. Namun Pengrajin rotan hanya mampu melayani permintaan lokal saja," tuturnya, Senin (01/08/2022).

Menurut Weni sulitnya mendapatkan bahan baku rotan itu dikarenakan banyak warga dikampung rotannya ditebangi untuk kemudian lahannya dijadikan lahan sawit.

" termasuk rotan yang ada di hutanpun jarang ditemukan, disamping itu rotan ditebangi namun tidak ada penanaman balik untuk rotan," cetusnya.

Sementara itu, Pecinta Kerajinan Tangan Anyaman Rotan, Andreas Junaedi mengatakan Kelangkaan rotan saat ini, menurutnya, disebabkan berbagai hal. Termasuk pekerjaan mencari rotan bukan merupakan pekerjaan utama bagi petani di daerah-daerah penghasil rotan, baik di Kampung maupun dipelosok desa.

" Adanya alih pekerjaan, seperti sawit dan tambang membuat petani di daerah asal rotan menjadikan pencarian rotan sebagai pekerjaan sampingan," ucapnya.

Untuk itu, sangat diharapkan perhatian pemerintah untuk bisa mengatasi kondisi ini. Terlebih diprediksi akan terjadi permintaan mebel rotan dan kerajinan rotan dalam jumlah besar tahun depan setelah tahun ini permintaan turun karena pandemi covid-19.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....