Karhutla Tahun Depan, Kalteng Perbanyak Sumur Bor dan Embung
- 21 Agt 2026 21:11 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk tahun mendatang dengan memprioritaskan penambahan pasokan air di wilayah rawan kebakaran.
Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan evaluasi kendala pemadaman di lapangan sekaligus menindaklanjuti arahan pimpinan daerah.
“Dari sisi peralatan, kemudian ketersediaan air, sumur bor itu sangat diperlukan. Ini juga merupakan hasil kegiatan di lapangan dan arahan Pak Gubernur, memang nanti sumur bor akan diperbanyak,” ucap Agustan, Kamis, 20 Agustus 2026.
Selain memperbanyak sumur bor, pemerintah daerah juga akan menggenjot pembangunan serta optimalisasi embung di kawasan teridentifikasi beresiko tinggi terjadi karhutla. “Termasuk embung-embung di wilayah yang rawan kebakaran. Itu untuk tahun berikutnya,” ujar Agustan.
Ketersediaan pasokan air selama ini menjadi kendala vital saat operasi pemadaman, khususnya ketika penampungan air permukaan atau embung alami mengering di puncak musim kemarau. Keberadaan sumur bor di titik-titik strategis dinilai menjadi solusi efektif agar personel tidak kehabisan pasokan air saat pemadaman.
Terkait keberadaan sumur bor yang telah dibangun pada periode sebelumnya, Agustan mengakui pihaknya tengah melakukan perapian dan pemutakhiran data operasional secara menyeluruh.
“Kalau sumur bor itu, kita datanya tidak ada,” ujarnya.
Hal tersebut menjadi catatan evaluasi penting agar ke depan pembangunan, pemetaan, dan pemeliharaan infrastruktur pemadam kebakaran dapat terdata dengan presisi sesuai peta kerawanan karhutla di Kalteng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....