Dirjen Pendis Kemenag Tiba di Palangka Raya, Hadiri Munas hingga Apel Ekoteologi

  • 20 Agt 2026 21:00 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Yusi Abdhian, bersama Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Ahmad Dakhoir, menyambut kedatangan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno, di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Rabu, 19 Agustus 2026. Turut mendampingi dalam penjemputan tersebut Kabag TU Kanwil Kemenag Kalteng Amruddin, Kabid Pendidikan Madrasah Taufikurahman, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Palangka Raya Muhidin Arifin.

Kunjungan kerja Dirjen Pendis ini dijadwalkan untuk menghadiri penutupan Munas ke-13 Mudir Ma’had Al-Jami’ah dan Musabaqah Ilmiyah Antar Mahasantri Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Tahun 2026, peresmian Gedung Hasupa & Hasundau UIN Palangka Raya, dzikir bersama, serta peninjauan ke MAN Kota Palangka Raya. Kakanwil Kemenag Kalteng, Yusi Abdhian, menyampaikan bahwa kedatangan Dirjen Pendis menjadi suntikan motivasi bagi pengembangan kelembagaan pendidikan Islam di Bumi Tambun Bungai.

“Kehadiran Dirjen Pendidikan Islam di Palangka Raya tentu menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat koordinasi dan sinergi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam, madrasah, dan perguruan tinggi keagamaan Islam di Kalimantan Tengah. Kami berharap seluruh agenda yang dilaksanakan dapat memberikan penguatan dan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di daerah,” ujar Yusi, dilansir dari laman Kemenag Kanwil Kalteng, Kamis, 20 Agustus 2026.

Di samping agenda akademis, Amin Suyitno juga dijadwalkan mengikuti apel siaga Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berbasis ekoteologi sebagai aksi nyata insan pendidikan dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami juga sangat mengapresiasi agenda PKM berbasis ekoteologi yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ini sangat relevan dengan kondisi Kalimantan Tengah, sehingga gerakan bersama dalam pencegahan karhutla perlu terus diperkuat, termasuk melalui peran lembaga pendidikan dan masyarakat,” ucapnya.

Yusi menambahkan, kolaborasi yang padu antara jajaran Kanwil Kemenag, sivitas akademika UIN Palangka Raya, hingga satuan pendidikan madrasah menjadi kunci utama dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

“Kami menyambut baik seluruh rangkaian kegiatan ini. Sinergi antara Kanwil Kemenag, UIN Palangka Raya, madrasah, dan pemerintah daerah harus terus dibangun agar berbagai program pendidikan Islam dapat berjalan semakin baik dan memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....