Gubernur Kalteng Siapkan 10.700 Personel Hadapi Karhutla di tengah Kondisi El Nino
- 10 Agt 2026 21:21 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengikuti secara daring Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang berlangsung di Lobi Kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Senin, 10 Agustus 2026.
Rakor tersebut digelar untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan Karhutla di tengah kondisi El Nino.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam arahannya menekankan pentingnya langkah pencegahan dan kesiapsiagaan yang dilakukan sejak dini.
Ia menegaskan penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, dunia usaha, hingga masyarakat.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa fenomena El Nino berpotensi menyebabkan kondisi cuaca yang lebih kering hingga awal tahun 2027. Kondisi ini menjadi dasar penguatan Satuan Tugas (Satgas) Darat dan Satgas Udara, patroli, pemadaman, serta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian penting dalam strategi penanganan Karhutla ke depan.
Khusus di Kalimantan Tengah, sebanyak sekitar 10.700 personel dari berbagai unsur telah dikerahkan untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah tersebut. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah disebut terus memperkuat kesiapsiagaan, sarana dan prasarana, serta koordinasi di lapangan guna mencegah meluasnya kebakaran.
Gubernur Agustiar Sabran dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kolaborasi dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
"Sinergi dan respons cepat menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak Karhutla," ujar Agustiar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....