Rumah Warga Terbakar, Siswa SD Panik Lari Keluar Ruangan

  • 07 Agt 2026 18:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kotawaringin Timur – Sebuah rumah semi permanen yang berdiri di belakang bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ludes terbakar. Kebakaran yang terjadi pada saat jam belajar berlangsung ini sontak memicu kepanikan di kalangan guru dan siswa pada Jum'at, 7 Agustus 2026 siang.

Kepulan asap tebal yang membumbung di atas area sekolah membuat para guru dan siswa mengira bangunan yang terbakar adalah gedung sekolah mereka.

Kondisi tersebut membuat mereka berhamburan lari menjauh demi keselamatan, sebelum diketahui bahwa sumber api berasal dari rumah warga tepat di belakang sekolah, bukan dari bangunan sekolah itu sendiri.

Beruntung, kesigapan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama warga sekitar berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain, termasuk gedung sekolah. Bahkan sebelum petugas Damkar tiba di lokasi, warga sudah lebih dulu berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Aran. Menurut kesaksian salah satu saksi mata, api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah tersebut saat kondisi rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bekerja.

Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas dari kompor. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan saksi yang mendengar suara ledakan tabung gas sebanyak dua kali sesaat sebelum api membesar.

"Awalnya tadi pas ada kepulan asap tebal, dikira ada warga yang bakar sampah, ternyata ada api dari dapur rumah warga, kemungkinan api kompor atau kebocoran tabung gas, apalagi rumah itu sepertinya ditinggal pergi penghuninya," kata Supardi selaku warga sekitar.

Akibat peristiwa kebakaran ini, pihak SDN 3 Ketapang terpaksa menghentikan seluruh kegiatan belajar mengajar. Seluruh murid langsung dipulangkan lebih awal demi memastikan keselamatan mereka.

Selain itu, akibat kebakaran ini tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....