Titik Api Baru Karhutla Banyak Bermunculan di Palangka Raya
- 07 Agt 2026 18:15 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kian meluas. Sejumlah titik api baru bermunculan dan mulai mendekati permukiman warga, hingga memicu kepanikan di sejumlah lokasi.
Salah satu titik kebakaran yang mengancam rumah warga berada di Jalan Mahir Mahar 7, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya pada Jum'at, 7 Agustus 2026 siang.
Kepulan asap tebal disertai kobaran api yang terus menjalar membuat warga sekitar ketakutan dan segera meminta bantuan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla.
Sembari menunggu kedatangan petugas, warga tidak tinggal diam. Mereka berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan peralatan seadanya, demi mencegah si jago merah merembet ke rumah-rumah di sekitar lokasi kebakaran.
Proses pemadaman di lapangan tidak berjalan mudah. Sumber air menjadi kendala utama lantaran parit-parit di sekitar area kebakaran telah mengering akibat kemarau.
Petugas pun hanya bisa mengandalkan pasokan air dari truk tangki, yang jumlahnya terbatas untuk menjangkau seluruh titik api.
Kondisi di lapangan semakin berat karena jumlah personel yang tersedia harus terpecah untuk menangani beberapa lokasi kebakaran sekaligus.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kecamatan Jekan Raya tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik api terbanyak di kota Palangka Raya.
"Sampai hari ini, di wilayah kota Palangka Raya jumlah titik api terus bertambah, sementara sumber air sudah sangat minim, sehingga membuat petugas kewalahan jika hanya mengandalkan suplay air dari truk tangki yang tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran," kata Ahmad Fauzi.
Dengan meningkatnya jumlah peristiwa kebakaran lahan di kota Palangka Raya saat ini, membuat kekhawatiran warga, terlebih dengan potensi api merembet lebih jauh ke kawasan permukiman padat penduduk.
Berdasarkan laporan harian dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Palangka Raya, luas lahan yang terbakar sampai hari ini telah mencapai 162,49 hektar. Upaya pemadaman dan penanganan pun terus dilakukan untuk meminimalisir luasan lahan yang terbakar yang bisa berdampak pada kabut asap dan menurunnya kualitas udara di wilayah Kota Palangka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....