HALO RRI: Mahasiswa Keluhkan Listrik Padam 6 Jam, Minta PLN Beri Kepastian

  • 29 Jul 2026 15:11 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Program siaran interaktif HALO RRI di Pro 1 RRI Palangka Raya kembali menjadi wadah alternatif bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk melaporkan kondisi pelayanan publik. Laporan kali ini datang dari kalangan mahasiswa bernama Rana, pada Rabu, 29 Juli 2026 yang mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang mengganggu aktivitas kuliah dan belajarnya.

Warga yang bermukim di kos sekitar Jalan Christopel Mihing tersebut mempertanyakan durasi pemadaman yang makin membengkak sehingga mengganggu aktivitasnya. Durasi kali ini dianggap yang paling lama sejak merantau di Kota Palangka Raya.

"Sebelumnya memang dulu pernah ada pemadaman listrik, tapi durasinya tidak sampai empat jam. Tapi sekarang jadi enam jam, dan itu benar-benar menghambat aktivitas sebagai mahasiswa sehari-hari," ujar Rana.

Rana menambahkan bahwa pemadaman terakhir terjadi pada Senin, 27 Juli 2026 mulai pukul 18.00 WIB sore hingga 24.00 WIB malam. Ia pun mempertanyakan kepastian penyelesaian masalah ini.

"Aku di sini cuma pengen tahu kira-kira kapan pemadaman ini berhenti dan selesai masalahnya," ucap Rana.

Di lain kesempatan, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya, memberikan penjelasan teknis kepada awak media mengenai gangguan sistem ketenagalistrikan yang terjadi sejak 22 Juli lalu.

"Kami ada gangguan di satu PLTU di Asam-Asam dan dua di pembangkit listrik IPP (Independent Power Producer) milik swasta. Kerusakan di PLTU itu pada generatornya, kemudian di PLTU IPP ada kebocoran di water boiler-nya," terang Gian.

Gian memaparkan bahwa pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan dalam hitungan hari karena adanya prosedur teknis pendinginan komponen logam bertekanan tinggi yang harus dipatuhi.

"Sifatnya logam itu kalau panasnya tinggi langsung di-cooling down kan nanti akan berubah sifat, jadi proses ini cukup memakan waktu dan kami laksanakan dengan SOP seketat mungkin,"ucap Gian seraya berharap penanganan segera rampung dalam waktu dekat.

Melalui dialog interaktif ini, HALO RRI membuktikan perannya sebagai jembatan komunikasi transparan antara warga dan instansi publik. Bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang ingin menyuarakan aspirasinya, program HALO RRI terus mengudara secara rutin setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 09.00 hingga 10.00 WIB hanya di Pro 1 RRI Palangka Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....