Cegah Perundungan Anak, Pangdam Tambun Bungai Ajak Prajurit Jadi Orang Tua Teladan
- 23 Jul 2026 19:22 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, menegaskan pentingnya peran orang tua dalam menekan angka kekerasan dan perundungan (bullying) pada anak. Langkah ini menjadi bagian dari pembinaan ketahanan keluarga yang diyakini sebagai fondasi utama pertahanan nasional.
Zainul menilai kasus kekerasan yang menimpa anak-anak kerap berakar dari kurangnya ruang dialog dan pengawasan di rumah. Oleh karena itu, orang tua diminta tidak hanya fokus pada pemenuhan fisik, tetapi juga hadir secara batin untuk mendengarkan keluh kesah mereka.
Mantan Wakil Rektor Universitas Pertahanan ini mengajak seluruh prajuritnya untuk memiliki tanggung jawab moral terhadap tumbuh kembang anak di rumah. Ia meyakini pembentukan karakter anak yang disiplin, tangguh, dan berempati harus dimulai dari keteladanan orang tua melalui pola pengasuhan positif.
"Saya selalu menekankan untuk tidak mengeksploitasi anak dengan salah mendidiknya. Oleh karena itu, kita dorong untuk menjaga anak-anak, karena mereka adalah harapan keluarga dan bangsa," katanya saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis, 23 Juli 2026.
Jenderal bintang dua itu turut mengingatkan bahwa ancaman perundungan saat ini telah meluas ke dunia maya (cyberbullying). Menurutnya, peran aktif orang tua sangat krusial untuk terus memantau aktivitas digital anak agar tetap aman.
Ia juga mendukung penuh kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait pembatasan usia pengguna media sosial demi menciptakan ekosistem digital yang ramah anak. Pengawasan melekat dari lingkungan keluarga dianggap sebagai benteng utama agar anak tidak kebablasan dalam menggunakan gawai.
"Dari Komdigi sebenarnya sudah jelas ada aturan kebijakan pembatasan usia. Maka dari itu, pengawasan dari orang tua terhadap penggunaan gawai anak menjadi hal penting agar tidak kebablasan," ucapnya.
Guna mencegah dampak buruk pada kesehatan mental anak, Kodam Tambun Bungai terus memperkuat sinergi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat. Sinergi ini diwujudkan melalui pembinaan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta penguatan karakter para siswa.
"Kami sering kali berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah untuk membimbing anak-anak sekolah terkait kedisiplinan dan tanggung jawab, terutama untuk siswa SMP serta SMA. Kemarin saja saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di hadapan para siswa kami terus mengingatkan hal tersebut," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....