Muharam Berbagi: Kemenag Sapa Anak Yatim di MIN 3 Pulang Pisau

  • 06 Jul 2026 22:41 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pulang Pisau - Semangat berbagi di bulan Muharam 1448 Hijriah masih terus bergulir di Kabupaten Pulang Pisau. Kantor Kementerian Agama setempat, melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Abdul Jalil Muqaddas, kembali melanjutkan penyaluran bingkisan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Lebaran Yatim 1448 H yang sebelumnya telah dimulai.

Kali ini, penyaluran dilakukan di MIN 3 Pulang Pisau pada Minggu, 5 Juli 2026. Bingkisan diserahkan langsung kepada Kepala MIN 3 Pulang Pisau, yang selanjutnya akan mendistribusikannya kepada para peserta didik yang berhak menerima di lingkungan madrasah tersebut.

Penyaluran lanjutan ini menjadi bukti bahwa Kemenag Kabupaten Pulang Pisau tidak berhenti pada satu kali kegiatan seremonial semata. Skema penyaluran secara bertahap ini sengaja dirancang agar bantuan benar-benar sampai kepada seluruh sasaran yang berhak, termasuk mereka yang berada di lingkungan madrasah dan mungkin belum terjangkau pada penyaluran sebelumnya.

Abdul Jalil Muqaddas menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, sekaligus implementasi langsung dari nilai-nilai berbagi dan kasih sayang yang menjadi semangat bulan Muharam.

"Semoga bingkisan ini dapat membantu dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang menerimanya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujarnya.

Melalui program Lebaran Yatim, Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, bukan sekadar seremoni musiman. Penyaluran lanjutan seperti ini menjadi penanda bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas bukan aksi sesaat, melainkan sesuatu yang dijaga keberlanjutannya.

Bagi anak-anak penerima manfaat di MIN 3 Pulang Pisau, bingkisan yang diterima mungkin bernilai sederhana secara materi. Namun di baliknya, ada pesan yang lebih besar: bahwa mereka tidak sendiri, dan bahwa semangat Muharam sebagai bulan berbagi benar-benar hadir dalam bentuk perhatian yang nyata dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....