RRI Palangka Raya dan UMPR Gelar Broadcasting Academy,Cetak Talentan Penyiar Muda

  • 30 Jun 2026 13:30 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Palangka Raya bersama Universitas Muhammadiyah Palangkaraya atau UMPR menggelar Broadcasting Academy 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda di bidang penyiaran dan komunikasi. Kegiatan yang merupakan tindak lanjut kerja sama antara kedua institusi ini diikuti mahasiswa UMPR untuk memperdalam kemampuan public speaking, jurnalistik, hingga dunia penyiaran. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi calon broadcaster muda yang nantinya akan mendapat kesempatan praktik langsung di RRI.

Kepala LPP RRI Palangka Raya, Tri Umi Setyawati, mengatakan Broadcasting Academy merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara RRI dan UMPR. Melalui kegiatan ini, peserta akan mengikuti proses seleksi hingga terpilih sepuluh mahasiswa terbaik yang akan menjalani praktik penyiaran di RRI sekaligus berperan sebagai reporter untuk menyebarluaskan berbagai kegiatan kampus kepada masyarakat.

"Pagi ini hingga besok Broadcasting Academy atau seleksi para broadcaster muda dari UMPR kita laksanakan sebagai tindak lanjut MOU yang telah dilaksanakan dengan UMPR. Mahasiswa yang mengikuti seleksi akan disaring menjadi 10 orang untuk praktik langsung di RRI dan nantinya dapat menjadi reporter yang menyebarluaskan kegiatan-kegiatan UMPR kepada masyarakat," katanya, Senin, 29 Juni 2026.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor III UMPR Palangka Raya, Guntur Satrio, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa memperoleh pengalaman di luar ruang kuliah, khususnya dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, public speaking, dan penyiaran yang akan menjadi bekal ketika terjun ke masyarakat.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai tindak lanjut MOU antara RRI Palangka Raya dan UMPR. Mahasiswa diberikan kesempatan belajar broadcasting dan public speaking yang baik sehingga menjadi kompetensi tambahan di luar akademik. Kami berharap mahasiswa memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar ilmu yang dimiliki dapat diterapkan dan diterima masyarakat," ujarnya.

Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, Broadcasting Academy juga diharapkan mampu memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menyampaikan informasi secara efektif. UMPR menilai kemampuan komunikasi merupakan pelengkap penting bagi kompetensi akademik, sehingga lulusan tidak hanya menguasai bidang keilmuan, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat melalui penyampaian informasi yang baik.

Salah seorang peserta, Maika Aji Rifa Dijaya, mengaku tertarik mengikuti Broadcasting Academy karena ingin mempelajari berbagai keterampilan yang belum diperoleh di bangku kuliah. Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuannya dalam membuat konten kreatif sekaligus menambah wawasan mengenai dunia penyiaran.

"Menurut saya acara ini cukup bagus karena kita bisa belajar voice over, menjadi wartawan, dan membuat konten yang menarik. Saya paling tertarik mempelajari pembuatan konten, dan berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang baik bagi mahasiswa UMPR," ucapnya.

Melalui Broadcasting Academy 2026, RRI Palangka Raya dan UMPR berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompeten dalam bidang komunikasi, jurnalistik, dan penyiaran. Program ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk mencetak talenta broadcaster muda yang mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (Hesa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....