Dialog dan Pendataan Umat, Langkah Kemenag Kalteng Tingkatkan Pelayanan Gerejawi
- 26 Mei 2026 14:45 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kunjungan pastoral ke Gereja Katolik St Anna Stasi Lembeng, Minggu 24 Mei 2026 disambut antusias oleh umat setempat. Selain melaksanakan pelayanan ibadah hari Minggu, kegiatan tersebut juga diisi dengan pendataan umat dan dialog interaktif terkait kebutuhan pembinaan gereja Stasi yang terletak di Desa Lembeng, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.
Staf Kemenag, Seventinus Ciliadi, yang memimpin kunjungan tersebut menegaskan bahwa pelayanan rutin di stasi-stasi merupakan kebutuhan penting agar umat tetap aktif dalam kehidupan gereja dan mendapat pendampingan secara berkelanjutan.
"Pelayanan hari Minggu harus tetap berjalan supaya umat tetap bertumbuh dalam iman dan kehidupan gereja. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen untuk memastikan tidak ada umat yang terabaikan, meski berada di wilayah yang jauh dari pusat," ujar Seventinus di hadapan jemaat yang hadir.
Ia juga menyampaikan bahwa pendataan umat dilakukan secara komprehensif untuk mengetahui kondisi riil jemaat, sehingga pelayanan dan pembinaan gereja dapat berjalan lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan lokal.
"Kami mendata umat agar kebutuhan pelayanan bisa diketahui dengan jelas, mulai dari aspek spiritual, pendidikan, hingga infrastruktur. Dengan data yang akurat, pembinaan gereja dapat berjalan lebih baik dan terukur," ucapnya.
Menurut Seventinus, umat Stasi Lembeng menunjukkan antusiasme tinggi karena merasa tetap diperhatikan dan dilayani secara rutin. Namun di sisi lain, masih ada sejumlah kebutuhan mendesak yang diharapkan mendapat perhatian lanjutan dari berbagai pihak.
"Harapan umat, pembangunan gereja yang sudah permanen ini tetap mendapat perhatian karena masih banyak bagian yang perlu dilanjutkan dan ditingkatkan, seperti penyelesaian lantai, atap, dan fasilitas pendukung lainnya," ucapnya.
Ketua Stasi Lembeng, Uneto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menekankan bahwa pendampingan umat masih menjadi kebutuhan utama agar pelaksanaan liturgi di tingkat stasi dapat berjalan lebih mandiri dan berkualitas.
"Kami berharap pendampingan bagi umat bisa lebih rutin, baik dalam bentuk pelatihan liturgi, katekese, maupun pembentukan kepemimpinan lokal. Dengan demikian, umat memahami tata liturgi dan mampu melaksanakan pelayanan gereja secara mandiri," kata Uneto.
Ia menambahkan, saat ini umat Gereja Katolik St Anna Stasi Lembeng berjumlah 23 kepala keluarga dengan total 64 jiwa, yang terdiri dari 32 laki-laki dan 32 perempuan. Komposisi yang seimbang ini menjadi modal berharga untuk mengembangkan pelayanan yang inklusif dan partisipatif.
Kunjungan tersebut juga diikuti oleh perwakilan Orang Muda Katolik (OMK) St Yohanes Penginjil Stasi Kalahien dalam agenda persahabatan bersama umat Stasi Lembeng. Kehadiran OMK memberi suasana kebersamaan yang segar, sekaligus mempererat hubungan antarstasi melalui kegiatan ibadah, diskusi, dan rekreasi ringan.
"Kami senang bisa bertemu dan berbagi dengan umat Stasi Lembeng. Ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar tentang kegigihan iman di tengah keterbatasan," ujar salah satu perwakilan OMK.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah yang penuh kehangatan. Para umat tampak bahagia dapat berinteraksi langsung dengan petugas Kemenag dan sesama umat dari stasi lain, memperkuat rasa persaudaraan dalam satu tubuh gereja.
Melalui kunjungan pastoral seperti ini, diharapkan pelayanan keagamaan di wilayah Stasi dapat semakin diperkuat, solidaritas umat semakin erat, serta pembinaan spiritual berjalan berkelanjutan. Dengan sinergi antara Kementerian Agama, pengurus Stasi, dan partisipasi aktif umat, kehidupan liturgi di Stasi Lembeng diharapkan dapat berjalan lebih mandiri, bermakna, dan memberdayakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....