Pertamina Panggil Pemilik SPBU, Carikan Solusi Normalkan Antrean BBM
- 09 Mei 2026 23:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Keresahan warga Kota Palangka Raya selama tiga hari berturut-turut terkait sulitnya mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU hingga mengantre panjang mendapat titik terang dari pihak Pertamina. PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah pasti untuk menjawab keresahan warga, pihaknya telah memanggil pemilik/pengelola SPBU yang ada di Palangka Raya guna mencarikan solusi bagaimana supaya menormalkan kembali antrean panjang BBM.
Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, didampingi Menejer Commrel dan CSR, Edi Mangun, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan panjangnya antrean BBM di SPBU.
"Para pemilik atau pengelola SPBU kami undang untuk mencarikan solusi agar antrean BBM kembali normal," katanya saat jumpa pers bersama awak media di kantor cabang Pertamina Parta Niaga regional Kalimantan Tengah di Jalan RTA.Milono, Sabtu, 9 Mei 2026.
Adapun poin penting yang dibicarakan di antaranya memastikan operasional empat SPBU 24 jam di Kota Palangka Raya masih bersifat tentatif. Kebijakan itu disesuaikan dengan kondisi antrean BBM dan kebutuhan masyarakat di lapangan yang dalam beberapa hari terakhir memicu kepadatan di sejumlah SPBU.
Langkah penambahan SPBU 24 jam dilakukan Pertamina sebagai respons atas antrean panjang kendaraan yang terjadi hampir di seluruh SPBU di Palangka Raya. Saat ini, total empat SPBU disiapkan beroperasi penuh untuk membantu mempercepat distribusi dan mengurai antrean BBM.
Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menilai kebijakan tersebut akan terus dievaluasi hingga kondisi distribusi BBM kembali normal.
"Kami melihat sesuai kebutuhan di lapangan. Sebelumnya tidak ada antrean dan juga tidak ada operasional 24 jam. Jadi kalau memang masih diperlukan, operasional ini akan berjalan secara tentatif,” ucap Isfahani.
Dia menegaskan pihaknya berupaya memastikan masyarakat tetap nyaman saat membeli BBM dan tidak khawatir terhadap ketersediaan stok. "Fokus kami bagaimana masyarakat nyaman membeli BBM dan yakin produk tersedia serta disiapkan dengan baik,” ujarnya.
Sebelumnya, hasil rapat koordinasi Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Forkopimda, Pertamina Patra Niaga, DPRD Kota, dan pengelola SPBU menyepakati penambahan tiga SPBU yang beroperasi 24 jam. Dengan demikian, total terdapat empat SPBU 24 jam di Kota Palangka Raya.
Kebijakan itu diambil untuk mengurangi antrean panjang kendaraan akibat tingginya permintaan serta persoalan distribusi BBM yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. "Untuk penambahan kuota BBM, itu menjadi kewenangan pemerintah daerah untuk mengajukan penambahan, Pertamina siap mendukungnya," ujarnya.
Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying terhadap ketersediaan BBM. "Lakukan pengisian BBM kendaraannya sesuai kebutuhan, tidak perlu berlebihan membeli BBM," katanya mengakhiri ucapannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....