DPD RI Tinjau Distribusi Avtur di Palangka Raya, Pertamina Pastikan Stok Aman

  • 08 Mei 2026 07:32 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menerima kunjungan kerja reses Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di dua lokasi strategis, yaitu Aviation Fuel Terminal (AFT) Tjilik Riwut, Palangka Raya, serta Kantor Sales Area Retail Kalimantan Selatan, Kamis, 7 Mei 2026. Langkah ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan sektor energi guna memastikan ketersediaan dan keandalan distribusi bahan bakar di wilayah Kalimantan.

Kunjungan kerja DPD RI Komite II di Kalimantan Tengah dihadiri oleh Habib Said Abdurrahman, sementara di wilayah Kalimantan Selatan dipimpin oleh Habib Hamid Abdullah. Fokus utama pertemuan ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan stok avtur, mekanisme penetapan harga, hingga pengawasan distribusi LPG bersubsidi bagi masyarakat.

Corporate Operation & Services Regional Manager Kalimantan, Immanuel Kornelius Silaen, yang mendampingi kunjungan kerja di Palangka Raya, menjelaskan bahwa avtur merupakan produk non-subsidi yang mekanisme harganya mengikuti ketentuan pemerintah dan dinamika energi global.

"Harga avtur ditetapkan mengacu pada kebijakan pemerintah melalui Kementerian ESDM dan sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia. Meskipun avtur merupakan salah satu komponen biaya dalam operasional penerbangan, penting untuk dipahami bahwa harga tiket pesawat juga dipengaruhi oleh faktor signifikan lainnya seperti biaya sewa pesawat, operasional kru, biaya kebandarudaraan, hingga fluktuasi nilai tukar rupiah," jelas Immanuel dalam keterangan tertulis yang diterima RRI Palangka Raya.

Ia menjelaskan, secara umum struktur biaya penerbangan terdiri dari beberapa komponen utama, yakni avtur, operasional pesawat, biaya bandara dan navigasi, pajak dan iuran, ground handling dan layanan penumpang, serta distribusi, penjualan, dan komersial.

Immanuel menambahkan, Pertamina terus berupaya menjaga efisiensi distribusi agar keandalan pasokan tetap terjaga di seluruh titik pengisian. Khusus untuk wilayah Kalimantan Tengah, rantai pasok avtur disuplai dari Kilang Balikpapan untuk memenuhi kebutuhan di AFT Tjilik Riwut, H. Asan, dan Iskandar.

Dalam kesempatan tersebut, DPD RI juga menyoroti potensi produksi energi domestik. Immanuel menegaskan bahwa Indonesia memiliki kapasitas produksi melalui kilang-kilang dalam negeri untuk menghasilkan berbagai produk energi, termasuk avtur, guna mendukung ketahanan energi nasional.

Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pertamina dan pemangku kepentingan dalam menjaga ketahanan energi di daerah.

"Kami menyambut baik kunjungan kerja DPD RI sebagai bagian dari penguatan pengawasan sekaligus kolaborasi dalam memastikan distribusi energi, baik BBM, LPG, maupun avtur, dapat berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kalimantan," ujar Edi.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan stok melalui penguatan infrastruktur dan koordinasi intensif demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui aplikasi MyPertamina.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....