Mobil "Misterius" Terparkir di SPBU Palangka Raya, Petugas Menduga Armada Pelangsir

  • 07 Mei 2026 18:23 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tim gabungan dari Pemerintah Kota Palangka Raya, Kepolisian, dan Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Sidak tersebut merespon keluhan masyarakat terkait adanya antrian panjang saat pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan dalam sidak tersebut pihaknya mengamankan kendaraan yang ditinggal pemiliknya di area SPBU Jalan S. Parman. Di dalam mobil itu, tim menemukan selang dan sebuah jeriken.

"Dugaan sementara pelangsir. Makanya kami amankan dulu mobilnya ke Dinas Pehubungan Kota Palangka Raya sambil dicari siapa pemilik mobil ini," kata Berlianto, Kamis 7 Mei 2026.

Sejumlah jeriken tak bertuan turut ditemukan di saluran air Jalan Kapuas. Di dekat lokasi tersebut, petugas juga memeriksa sebuah mobil dan menemukan selang di dalamnya.

Selain itu, petugas juga menemukan dugaan penyalahgunaan barcode oleh pembeli Pertalite di salah satu SPBU. “Dugaanya, barcode tidak sesuai dengan kendaraan yang digunakan,” ucapnya.

Sales Branch Manager (SBM) 5 Pertamina Patra Niaga Kalimantan Tengah, Bagas Wahyu Wicaksono, menegaskan temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Ia juga akan berkoordinasi dengan penegak hukum untuk menindak segala bentuk pelanggaran.

Bagas juga mengatakan bahwa stok BBM di Palangka Raya saat ini dalam kondisi aman. Ia menepis adanya isu terkait pembatasan pasokan yang beredar di masyarakat.

"Dari kami tidak ada pembatasan BBM. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan melakukan panic buying,"ucapnya

Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk menyesuaikan waktu pelayanan di SPBU. "Jika dibutuhkan, kami akan memperpanjang jam operasional SPBU untuk mengurai antrian masyarakat," kata Bagas mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....