Potensi El Nino Kuat 'Godzilla' di Indonesia Masih Tergolong Rendah
- 29 Apr 2026 13:39 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kemarau panjang yang diprediksi terjadi di Indonesia menjadi perbincangan tersendiri di masyarakat, termasuk di media sosial. Bukan hanya soal kekeringan, isu kemunculan El Nino super kuat atau disebut Godzilla turut menambah kekhawatiran publik.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Tjilik Riiwut Palangka Raya, Anton Budiono, menyampaikan bahwa BMKG terus memperbarui prediksi cuaca secara berkala. Pembaruan dilakukan setiap dasarian atau setiap 10 hari sekali untuk memastikan akurasi data yang disampaikan.
"Terakhir di tahun 2026 potensi El Nino lemah dengan indeks 0,5 sampai 1 berpotensi 96 persen kejadian. Kalau yang sedang kita prediksi 58 persen terjadi dengan indeks 1 sampai 2 tadi, dan yang kategori kuat saat ini kita baru bisa mengatakan 41 persen kejadian," katanya, saat menjadi narasumber program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 28 April 2026.
Lebih lanjut, Anton Budiono menjelaskan bahwa potensi El Nino pada tahun 2026 diperkirakan mulai terjadi pada bulan Mei. Meski demikian, pihaknya terus melakukan pembaruan prediksi dengan memantau kondisi cuaca harian.
"Mungkin itu sekilas tahun 2026 dan memang potensi terjadinya di sekitar bulan Mei. Ini indeksnya sudah di atas 0,5, jadi memang mulai bulan depan kita prediksi ya, kita masih perbarui terus namanya juga prediksi," katanya.
Dengan adanya potensi tersebut, masyarakat diimbau untuk mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau panjang. Terutama pada sektor pertanian, ketersediaan air, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.
BMKG juga menegaskan bahwa prediksi bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....