Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Upayakan Jaga Kualitas dan Kebersihan

  • 25 Apr 2026 10:52 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Program Makan Bergizi Gratis hingga kini masih terus diupayakan pemerintah guna membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. Bukan hanya memberikan makanan kepada sekolah-sekolah dan masyarakat yang membutuhkan, pemerintah juga berupaya menjaga kualitas dari makanan yang dibagikan.

Kepala Bidang SDM Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia, Tinton Suprapto, mengatakan salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menjaga kebersihan dari peralatan masak yang digunakan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan makanan yang disajikan tetap higienis dan aman dikonsumsi.

"Pencuciannya ompreng itu setiap siang, habis ini harus kita cuci bersih semuanya ya. Jadi untuk relawannya itu sudah ada porsinya untuk bagian pembersihan," katanya, saat menjadi narasumber program Dialog Kalteng Menyapa, Kamis, 23 April 2026.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia, Iswanto, mengatakan meski berbagai upaya terus dilakukan, namun pelaksanaan program ini tak luput dari berbagai masalah. Salah satu kendala yang sering dikeluhkan di SPPG adalah instalasi pembuangan air limbah, bahkan beberapa SPPG terpaksa harus diberhentikan sementara waktu untuk memastikan kendala teratasi dengan baik.

"Yang sekarang suspend, ada pelanggaran kecil tapi itu memang harus dipenuhi maksudnya. Rata-rata di dapur SPPG Palangkaraya, seluruh Indonesia bahkan, itu yang terkendala adalah masalah IPAL, Instalasi Pembuangan Air Limbah," katanya.

Permasalahan IPAL menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan standar kebersihan dan kelayakan operasional dapur. Pemerintah dan pihak terkait terus berupaya memperbaiki sistem ini agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal.

Dengan berbagai upaya perbaikan, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kualitas dan kebersihan tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kesehatan penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....