Perkuat Sinergi Ekonomi, Kalteng dan Jatim Jalin Misi Dagang dan Investasi Strateg

  • 23 Apr 2026 17:25 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya — Semangat kolaborasi antar wilayah kembali menguat. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran hadir langsung dalam Acara Misi Dagang dan Investasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang digelar di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Kamis, 23 April 2026.

Pertemuan strategis ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan ekonomi dua provinsi besar di Indonesia.

Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah Tahun 2026 bukan sekadar forum seremonial. Ini adalah langkah nyata untuk memfasilitasi para pelaku usaha dari kedua daerah agar saling memasok komoditas unggulan, sekaligus mendorong investasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Kalimantan Tengah menyimpan potensi investasi yang sangat besar dan prospektif. Ia memperkenalkan konsep pengembangan wilayah yang telah terbagi menjadi tiga zona utama, Zona Barat, Zona Tengah, dan Zona Timur. Masing-masing dengan keunggulan komparatif dan kompetitif yang berbeda.

"Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan," kata Agustiar di hadapan para pelaku usaha yang hadir.

Dari sisi Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa turut menekankan pentingnya sinergi bersama dalam mengembangkan produk industri dan perdagangan. Menurutnya, kolaborasi yang solid antar-provinsi adalah kunci untuk meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di pasar yang lebih luas.

Kerja sama ini tidak berhenti pada kata-kata. Kedua provinsi resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup berbagai sektor strategis, melibatkan sejumlah instansi pemerintah, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah.

Tak hanya pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta asosiasi pengusaha seperti Kadin dan Iwapi dari kedua provinsi pun turut ambil bagian dalam penguatan kerja sama ini.

Dengan terbangunnya forum kemitraan yang solid ini, harapan besar diletakkan pada terciptanya peluang-peluang baru yang saling menguntungkan, demi pembangunan daerah yang lebih merata dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah dan Jawa Timur yang terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....