Polda Kalteng Gelar Simulasi Pengamanan dari Skenario Normal hingga Darurat
- 22 Apr 2026 21:07 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) selama tiga hari penuh, sejak 20 hingga 22 April 2026 menggelar serangkaian latihan pengamanan yang melibatkan seluruh satuan tugas, mulai dari ruang gladi posko di Aula Ditsamapta hingga lapangan terbuka tempat simulasi sistem pengamanan Kota (sispamkota) digelar.
Latihan mencakup olah strategi, gladi posko, dan Tactical Floor Game (TFG), yang kemudian dilanjutkan dengan peragaan nyata di lapangan. Semua ini disiapkan dengan satu tujuan yakni menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kalteng tetap kondusif saat ribuan buruh turun ke jalan menyampaikan aspirasi mereka.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa May Day bukan sekadar perayaan tahunan biasa. Momen ini selalu diiringi potensi pengerahan massa besar-besaran yang membutuhkan penanganan terukur dan profesional.
Simulasi TFG dan gladi posko, menurut Irjen Iwan, menjadi instrumen krusial dalam manajemen operasi. Lewat latihan ini, seluruh satuan tugas diuji kemampuannya untuk menyamakan persepsi, menguji rencana pengamanan, dan memastikan koordinasi taktis di lapangan berjalan tanpa hambatan.
"Melalui simulasi ini, diharapkan setiap satuan tugas mampu memahami peran, tanggung jawab, dan cara bertindak. Termasuk mengantisipasi skenario terburuk yang mungkin terjadi di lapangan, mulai dari situasi normal hingga situasi kontinjensi." ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
Dalam arahannya, Irjen Iwan menekankan lima hal utama yang harus dipegang seluruh peserta latihan. Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam melayani aksi unjuk rasa, tanpa meninggalkan ketegasan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).
Kapolda berharap seluruh rangkaian latihan ini dapat menjadi sarana nyata peningkatan profesionalisme dan soliditas jajaran Polda Kalteng, sehingga peringatan May Day 2026 di Kalimantan Tengah dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan kondusif bagi semua pihak.
"Jadikan kegiatan ini sarana meningkatkan profesionalisme dan soliditas dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan May Day bisa berjalan aman dan kondusif." katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....