Potensi Karhutla Meningkat, BPBD Palangka Raya Intensifkan Pengawasan
- 21 Apr 2026 19:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Memasuki musim kemarau tahun 2026, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan meningkat seiring kondisi cuaca yang dinilai cukup ekstrem.
Plt BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satrio Budi, mengatakan pada minggu ketiga bulan Mei, wilayah Kalimantan Tengah diprediksi mulai memasuki musim kemarau yang berlangsung hingga akhir Agustus.
"Saat ini, kondisi pancaroba juga telah mulai dirasakan dengan cuaca panas yang cukup dominan," ujarnya, Selasa, 21 April 2026. Ia menambahkan, upaya pencegahan terus dioptimalkan, salah satunya melalui penguatan kesiapsiagaan di lapangan.
Langkah-langkah seperti patroli rutin, deteksi dini, hingga penanganan cepat terhadap titik api menjadi fokus utama agar kebakaran tidak meluas. Selain itu, optimalisasi sekat kanal juga dilakukan untuk menjaga kelembapan lahan gambut agar tidak mudah terbakar.
"Peran masyarakat di tingkat kelurahan juga dinilai sangat penting dalam upaya pencegahan karhutla. Melalui kelompok masyarakat peduli api, pengawasan terhadap potensi kebakaran terus ditingkatkan," ujarnya.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menekan risiko kebakaran, terutama di wilayah rawan.
Sementara itu, Ketua Tim Serbu Api Kelurahan Bukit Tunggal, Wayan Bimo Seno, mengatakan ancaman utama pada tahun ini adalah kondisi lahan yang dinilai lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Suhu panas yang cukup tinggi menyebabkan cadangan air mulai menurun, meskipun dalam waktu satu minggu ke depan diperkirakan ketersediaan air masih ada. Namun, kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena dapat mempercepat penyebaran api jika terjadi kebakaran.
"Untuk itu, pemerintah Kota Palangka Raya diharapkan segera melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang telah terpetakan rawan karhutla," ujarnya.
Selain itu, diimbau agar tidak mempermudah pemberian izin pembukaan lahan dengan cara dibakar, guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....