Anggota DPRD Palangka Raya Soroti Kelangkaan BBM, Berpotensi Picu Inflasi

  • 18 Apr 2026 12:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Palangka Raya yang berpotensi memicu kenaikan inflasi. Khemal menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat.

DPRD Kota Palangka Raya saat ini terus mendorong agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada. Menurutnya, kelangkaan BBM tidak hanya mengganggu aktivitas distribusi, tetapi juga memicu kenaikan harga barang, terutama pada kelompok bahan makanan.

”Inflasi yang terjadi di Kota Palangka Raya saat ini tergolong cukup tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kelangkaan energi. Dampak tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat melalui meningkatnya harga kebutuhan sehari-hari, sementara daya beli justru mengalami penurunan,” katanya, Sabtu, 18 April 2026.

Lebih lanjut, Khemal menambahkan bahwa kondisi inflasi tinggi tidak hanya terjadi di Palangka Raya, tetapi juga di sejumlah daerah lain di Indonesia. Namun demikian, ia menilai perlu adanya langkah konkret dari instansi teknis untuk menekan dampak inflasi, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasaran.

Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis seperti menggelar operasi pasar, pasar murah, maupun intervensi distribusi guna menstabilkan harga. Dengan upaya tersebut, diharapkan daya beli masyarakat dapat tetap terjaga di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyatakan perlu adanya koordinasi dengan pihak PT. Pertamina Patraniaga di Palangka untuk ikut serta mengatasi persoalan BBM. “Sebenarnya stok memadai tapi justru di lapangan masyarakat sulit untuk mendapatkannya, sehingga berdampak antrean panjang di sejumlah SPBU di Palangka Raya,” ujarnya.

Pantauan RRI, antrean BBM di Kota Palangka Raya di sejumlah SPBU banyak terjadi di waktu sore hingga malam hari di antaranya SPBU Bukit Keminting, SPBU G. Obos, dan SPBU Galaxy. Antrean ini rata-rata banyak didominasi oleh angkutan truk barang dan pasir sebagian mobil roda 4 dan kendaraan bermotor roda 2.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....