Basarnas Edukasi Warga Cegah Kasus Tenggelam Sungai Kalteng

  • 02 Apr 2026 14:46 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Basarnas terus melakukan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan kecelakaan di perairan. Hal ini penting mengingat kasus tenggelam di sekitar sungai masih sering terjadi di Kalimantan Tengah.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kota Palangka Raya, Maulana Abdillah, mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu menyiapkan pelampung. Ia juga menyarankan penggunaan barang sederhana seperti botol bekas sebagai alternatif alat bantu keselamatan.

"Jadi kami mengingatkan bagi rekan-rekan kalaupun tidak punya pelampung ataupun lab jaket, setidaknya kalau misalkan mau memancing bawalah dua botol air mineral bekas, itu diikat dengan tali, disimpan di dekat kita. Jadi kalau kita pas naik perahu, perahunya bocor gitu, tenggelam atau bocor, ya setidaknya kita bisa mengapung menggunakan," katanya, saat Program Dialog Kentongan di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 31 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan pihaknya terus menggencarkan program komunikasi dan edukasi kepada masyarakat. Upaya ini difokuskan pada warga di bantaran sungai untuk mengantisipasi risiko tenggelam, terutama saat debit air meningkat akibat hujan.

"Kami dari BPBD kebetulan ada program namanya komunikasi informasi dan edukasi. Jadi kami jalan ke kelompok masyarakat, sekolah-sekolah. Kami mengedukasi terutama kepada warga yang tinggal di bantaran-bantaran sungai. Dan terutama yang kami edukasi yaitu terkait dengan pada saat kondisi air naik supaya berhati-hati," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan bahwa air bukanlah habitat manusia sehingga risiko tetap ada meskipun terlihat tenang. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama saat beraktivitas seperti memancing atau menggunakan perahu.

BPBD Palangka Raya juga menekankan pentingnya memperhatikan potensi bahaya lain saat air naik, seperti risiko korsleting listrik di sekitar permukiman. Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin sadar dan mampu melindungi diri dari ancaman kecelakaan di perairan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....