Polres Kotim Gandeng Perbankan, Petani Jagung Dijanjikan Lepas Jeratan Tengkulak
- 01 Apr 2026 15:23 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Kotawaringin Timur - Langkah strategis untuk memutus rantai tengkulak yang kerap merugikan petani jagung digulirkan Polres Kotawaringin Timur. Rabu pagi, 1 April 2026.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain yang memimpin rapat koordinasi bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di aula lobby Polres Kotim ini dihadiri oleh pemerintah daerah, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga pimpinan bank BUMN seperti BRI, Mandiri, dan BTN sebagai angin segar bagi ratusan petani jagung binaan Polri.
"Ini merupakan upaya nyata kami untuk melindungi petani jagung dari jeratan tengkulak yang selama ini mematok harga seenaknya," kata Kapolres Kotim.
Berbeda dengan pola sebelumnya, skema kredit usaha rakyat (KUR) kali ini langsung menyasar petani secara perorangan, bukan melalui kelompok tani. Keputusan ini diambil untuk mempercepat proses pencairan dan memastikan dana benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.
Kepala Bulog Kabupaten Kotim yang turut hadir menegaskan komitmen lembaganya untuk menyerap hasil panen jagung dengan harga yang adil.
Sementara itu, Dinas Pertanian bertugas memverifikasi profil petani agar sesuai dengan persyaratan kredit yang telah ditetapkan perbankan.
Para Kapolsek jajaran Polres Kotim bersama ratusan anggota Poktan dan Gapoktan tampak antusias mengikuti pemaparan teknis dari perwakilan bank Himbara mengenai syarat dan mekanisme pengajuan KUR ini.
"Dukungan penuh dari Himbara untuk pembiayaan petani jagung binaan Polri ini membuka peluang besar peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan," kata Kapolres sembari mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
Gebrakan kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi model pemberdayaan petani yang bisa ditiru daerah lain di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....