Pemprov Kalteng Apresiasi GMNI Bahas Tambang Rakyat
- 29 Mar 2026 21:57 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi peran Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam mendorong solusi tata kelola pertambangan rakyat. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri peringatan Dies Natalis ke-72 GMNI yang dirangkaikan dengan Seminar Wilayah Pertambangan Rakyat di Palangka Raya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Gubernur menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya para penambang rakyat. Menurutnya, persoalan pertambangan dapat diselesaikan melalui kebersamaan dan kesamaan visi.
“Kalau kita punya niat dan kebersamaan, tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, termasuk kader GMNI, dalam mengawal kebijakan pemerintah. Gubernur mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan kritik yang membangun disertai solusi.
“Kami minta demo, tapi demo yang membangun dan memberikan solusi,” ujarnya.
Terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Agustiar menyampaikan pemerintah provinsi terus berupaya memfasilitasi legalitasnya, termasuk berencana berkoordinasi dengan pemerintah pusat pada awal April.
“Kalau WPR ini bisa diselesaikan, maka penataan sektor pertambangan lainnya akan lebih mudah,” katanya. Selain itu, ia mendorong penerapan model koperasi dalam pengelolaan tambang rakyat agar lebih adil dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, turut mengapresiasi inisiatif GMNI dalam mengangkat isu pertambangan rakyat. Menurutnya, sektor pertambangan merupakan salah satu pilar strategis perekonomian nasional dan daerah.
“Sektor pertambangan ini sangat strategis karena menjadi salah satu pilar ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk mahasiswa, untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang ada. Bahkan, ia menawarkan patroli bersama menggunakan helikopter untuk melihat langsung kondisi pertambangan di lapangan.
Seminar yang digelar di Hotel Luwansa tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan konstruktif dan strategis dalam pengelolaan pertambangan rakyat yang berkeadilan dan menyejahterakan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....