Langka dan Mahal, Anggota DPR Soroti Kelangkaan Elpiji 3 Kg hingga Pelangsiran BBM
- 28 Feb 2026 13:35 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kelangkaan elpiji 3 kilogram hingga praktik pelangsiran BBM subsidi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini menjadi sorotan serius. Anggota DPR RI, Sigit K Yunianto, turun langsung meninjau persoalan yang meresahkan masyarakat di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang belum lama ini.
Sigit mengungkapkan, dirinya kebanjiran keluhan dari warga terkait sulitnya mendapatkan elpiji 3 kg. Bahkan ketika tersedia, harganya jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya di wilayah perkotaan.
"Gas bersubsidi ini kebutuhan pokok masyarakat. Distribusinya harus diawasi ketat. Kalau ada pelanggaran, baik penyaluran maupun harga tidak wajar, ini harus ditindak," kata Sigit. Sabtu, 28 Februari 2026
Tak hanya elpiji, legislator Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah ini juga menemukan praktik pelangsiran BBM subsidi yang marak terjadi di sejumlah SPBU. Bahkan, ia sempat menyaksikan langsung antrean para pelangsir saat BBM subsidi baru tiba di salah satu SPBU arah Seruyan.
Sigit menegaskan, subsidi energi sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Penyimpangan dari ketentuan ini tidak bisa ditolerir dan harus dikenakan sanksi tegas.
"Subsidi itu untuk masyarakat yang membutuhkan. Kalau ada penyimpangan, harus ada sanksi tegas," katanya.
Merespons temuan di lapangan, Sigit berjanji akan berkoordinasi intensif dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan distribusi energi bersubsidi di Kotim berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Ia juga membuka pintu lebar bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai persoalan yang tidak dapat diselesaikan di tingkat kabupaten, agar dapat diperjuangkan hingga ke tingkat pusat.
Dengan adanya perhatian serius dari legislatif pusat ini, masyarakat Kotim berharap persoalan kelangkaan elpiji 3 kg dan maraknya pelangsir BBM subsidi dapat segera teratasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....