Tenggelam di Danau, Remaja di Sampit Tewas
- 27 Feb 2026 05:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Sampit - Seorang remaja berusia 17 tahun ditemukan tewas tenggelam di Danau Galian Bina Karya, Desa Pasir Putih, Kecamatan Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis 26 Februari 2026 petang.
Korban yang diidentifikasi bernama Putra, warga Bagendang ini dilaporkan tenggelam sekitar pukul 18.30 WIB.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima tim penyelamat Pos Satuan Tugas (SAR) Sampit dari Pusat Pengendalian Operasi (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, A.A. Ketut Alit Supartana, langsung mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. "Kami langsung berangkat ke lokasi setelah menerima laporan," ujar Alit.
Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.39 WIB dan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memulai pencarian.
Upaya pencarian sempat dilakukan dengan metode tradisional menggunakan jala, namun tidak membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan kemudian memutuskan melakukan penyelaman di area yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Koordinator lapangan Badan SAR Nasional (Basarnas), Ridwan, menuturkan, operasi penyelaman akhirnya membuahkan hasil. "Setelah kami lakukan penyelaman, akhirnya korban dapat ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Ridwan.
Sekitar pukul 19.50 WIB atau 20 menit setelah tim tiba di lokasi, korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke RSUD Murjani untuk proses lebih lanjut. Alit menyatakan, operasi SAR resmi ditutup setelah korban berhasil dievakuasi.
"Dengan telah ditemukannya korban dan telah dievakuasi, maka operasi SAR satu orang tenggelam di Danau Galian secara resmi dinyatakan ditutup. Tim SAR Gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih," kata Alit.
Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Penyelamat Pos SAR Sampit (Basarnas), BPBD Kotawaringin Timur, Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur, relawan SAR, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti korban tenggelam di danau galian tersebut belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi kejadian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....