Terobosan Baru, DLH Olah Keranjang Sampah Plastik

  • 10 Feb 2026 21:16 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola limbah secara produktif. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyediakan kotak penyimpanan khusus botol plastik di lingkungan perkantoran.

Inisiatif ini bertujuan agar sampah botol plastik tidak tercampur dengan limbah lainnya, sehingga memudahkan proses pemilahan dan daur ulang. Langkah tersebut juga menjadi bentuk edukasi internal sekaligus aksi nyata dalam menekan volume sampah plastik yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan adanya wadah khusus ini, setiap botol plastik yang habis digunakan dapat langsung disalurkan ke unit pengolahan atau bank sampah untuk dimanfaatkan kembali. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari gerakan besar pengurangan sampah plastik di lingkungan perkantoran.

“Pemilahan dari sumbernya adalah kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah. Kami ingin memastikan setiap botol plastik yang dihasilkan di kantor tidak berakhir sebagai sampah sia-sia, tetapi menjadi bahan baku bernilai ekonomi melalui daur ulang,” ujarnya, Senin, 9 Februari 2026..

Berlianto menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, pembuatan kotak khusus botol plastik ini tidak memerlukan biaya besar, namun memberikan dampak signifikan apabila dilakukan secara konsisten.

Langkah tersebut juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan. Ia pun berharap inovasi sederhana ini dapat diterapkan secara luas dan tidak hanya terbatas di lingkungan DLH.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya dapat meniru langkah ini. Jika setiap kantor menerapkan sistem pemilahan sampah plastik yang baik, maka beban pengelolaan sampah kota akan jauh lebih ringan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....