Modernisasi Benang Bintik, Hidupkan Warisan Budaya Dayak
- 06 Feb 2026 23:11 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Modernisasi motif batik Benang Bintik Kalimantan Tengah melalui penerapan pada busana siap pakai dinilai sebagai langkah kreatif strategis dalam pengembangan industri fashion desain. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris.
Menurut Iin, Benang Bintik tidak boleh berhenti hanya sebagai simbol masa lalu, melainkan harus hadir dan dikenakan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika generasi muda mengenakannya ke kampus, kantor, atau ruang publik, di situlah budaya benar-benar hidup.
Ia menegaskan, inovasi tetap dapat dilakukan selama makna dan filosofi motif Benang Bintik dijaga. Justru dengan pendekatan kreatif yang kontekstual, inovasi tersebut mampu memperkuat identitas budaya sekaligus memberi nilai tambah ekonomi.
Iin menilai, modernisasi Benang Bintik bukan sekadar mengikuti tren, tetapi berpotensi menjadi cultural branding yang mengangkat seni dan budaya Dayak ke tingkat nasional bahkan global. Upaya ini dinilai mampu memperluas narasi budaya tanpa kehilangan akar dan nilai luhur yang dimiliki.
Sejauh ini, inovasi Benang Bintik yang diaplikasikan pada busana siap pakai masih sejalan dengan upaya pelestarian budaya Dayak. Inovasi tersebut tidak menjadi ancaman, melainkan langkah strategis dalam pelestarian adaptif agar budaya tetap relevan lintas generasi.
Namun demikian, Iin mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan filosofi dan narasi dalam setiap pengembangan motif. Menurutnya, inovasi dan pelestarian tidak perlu dipertentangkan karena budaya yang bertahan adalah budaya yang mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.
Terkait dukungan pemerintah, Iin menyebut Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong tumbuhnya desainer dan perajin lokal Benang Bintik. Dukungan diberikan melalui promosi festival seni budaya, pelatihan peningkatan kapasitas, serta fasilitasi pemasaran produk.
Melalui dukungan tersebut, Benang Bintik diharapkan tidak hanya menjadi produk fashion, tetapi juga daya tarik budaya yang bernilai bagi pariwisata dan ekonomi lokal. Iin pun berharap generasi muda turut menjaga nilai filosofis Benang Bintik sekaligus mengembangkannya agar tetap lestari di tengah modernisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....