Kasus DBD Kalampangan, Dinkes Palangka Raya Lakukan Fogging Massal
- 30 Jan 2026 22:04 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya melakukan upaya pencegahan semakin menyebarnya penyakit demam berdarah melalui pengasapan atau fogging massal. Hal ini menindaklanjuti temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sejumlah kompleks perumahan di Kelurahan Kalampangan, Kota Palangka Raya.
Berdasarkan data Kelurahan Kalampangan, tercatat delapan warga di wilayah tersebut terjangkit DBD. Seluruh pasien saat ini telah mendapatkan perawatan medis guna memastikan pemulihan yang optimal serta mencegah risiko komplikasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Palangka Raya, Hendy Fahlevi Diputra, mengungkapkan bahwa penyebaran kasus DBD ditemukan di beberapa kelurahan, dengan tingkat konsentrasi yang berbeda.
“Kasus DBD tersebar di beberapa wilayah seperti Kalampangan, Menteng, dan Langkai. Meskipun tidak semuanya signifikan, wilayah Kalampangan dan kawasan Jalan Mendawai menjadi fokus utama kami karena jumlah kasusnya relatif lebih banyak,” ujar Hendy, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan, wilayah lainnya rata-rata hanya mencatat satu hingga dua kasus, sehingga secara umum kondisi masih dalam batas terkendali. “DBD biasanya meningkat pada masa pancaroba, saat peralihan musim kemarau ke musim hujan. Kondisi panas dan hujan yang silih berganti sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti,” katanya.
Sementara itu, Lurah Kalampangan, Yunita Martina, menyampaikan bahwa pihak kelurahan turut merespons situasi tersebut. Menurutnya, fogging yang dilakukan saat ini merupakan langkah awal dan bersifat sementara karena hanya membunuh nyamuk dewasa.
Untuk memutus mata rantai penularan, Yunita mengajak masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Warga juga terus diedukasi untuk menerapkan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....