Kinerja APBN Kalteng 2025 Positif

  • 28 Jan 2026 07:57 WIB
  •  Palangkaraya

‎KBRN, Palangka Raya : Kinerja Pendapatan dan Hibah APBN Kalimantan Tengah (Kalteng) per 31 Desember 2025 mencapai Rp9.838,64 miliar atau 112,32 persen dari target, tumbuh sebesar Rp470,99 miliar yang disebabkan oleh naiknya penerimaan Pajak Dalam Negeri sebesar 11,66 persen secara tahunan. 

‎Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Kalteng, Herry Hernawan, saat rilis resmi kinerja APBN tahun 2025, Selasa 27 Januari 2026, menerangkan kondisi tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan penerimaan PPh non migas dan pajak lainnya.

‎"Selain itu, kinerja penerimaan dari sisi pajak perdagangan internasional, juga menunjukkan pertumbuhan yang positif Rp335,54 miliar atau tumbuh 78,61 persen tahunan, yang didorong oleh penerimaan nea Keluar yang tumbuh Rp334,52 miliar atau 78,95 persen secara tahunan yang telah mencapai 671,56 persen dari target bea keluar tahun 2025, dengan komoditas utama berupa minyak kelapa sawit dan turunannya yang mencapai 92,21 persen dan didukung oleh komoditas kayu sebesar 7,79 persen," ujarnya.

‎Lanjut Herry Hernawan menjelaskan, kinerja positif dari bea keluar disebabkan oleh harga referensi CPO yang cukup tinggi sejak awal tahun 2025. Pada bulan Desember 2025 harga referensi CPO yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan mencapai 926,14 USD/metrik ton secara kumulatif Januari-Desember 2025, tumbuh 10,14 persen dibandingkan kumulatif Januari-Desember 2024.

‎"Pada sisi lain, kinerja belanja APBN Kalimantan Tengah per 31 Desember 2025, mencapai Rp32.572,55 miliar atau 94,70 persen dari pagu, tumbuh Rp1.129,21 miliar atau 3,59 persen yang meliputi belanja kementerian/lembaga (K/L) dengan pagu Rp9.651,58 miliar, telah terealisasi Rp8.465,23 miliar atau 87,71 persen tumbuh Rp1.187,09 miliar atau 16,31 persen tahunan, utamanya disebabkan oleh adanya pembukaan blokir Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....