Tahura Bisa Berfungsi Sebagai Gudang Ilmu Pengetahuan
- 20 Agt 2025 15:15 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Kota Palangka Raya secara konsisten terus melakukan perbaikan kualitas lingkungan dengan menjaga keseimbangan dan kelestarian alam disekitarnya.
Salah satu Upaya menjaga kelestarian alam tersebut berupa pengawasan dan pemeliharaan Kawasan Taman Hutan Raya Tahura yang berlokasi di Kawasan Kecamatan Bukit batu dengan total luasan mencapai 1.762 Hektar.
Kawasan taman Hutan Raya tersebut merupakan Kawasan hutan konservasi yang memiliki fungsi pokok sebagai Kawasan pelestarian alam dan Kawasan suaka alam. Demikian dijelaskan Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Berlianto kepada RRI saat menjawab pertanyaan seputar keberadaan dan fungsi taman hutan raya tersebut. Rabu (20/8/2025).
Menurut Berlianto dikawasan taman Hutan raya telah ditemukan 43 jenis flora diantaranya Balangeran, Bengaris, belawan merah, daha bahandang, galam tikus, gantalang, gerunggang, jelutung, kajunjung, kamasira dll.
Sedangkan beberapa jenis fauna yang ada di kawasan Taman Hutan Raya terdiri dari 25 jenis, terdiri dari jenis Avifauna 12 jenis, mamalia 5 jenis dan serangga 8 jenis. Adapun fauna tersebut diantaranya bubut besar, beruang madu polos, Cekakak belukar, Cipoh jantung, Kipasan belang, punai gading, sri gunting keladi, tupai kelapa, bajing kerdil, Owa-owa, capung merah, kaki seribu hitam, rayap tanah dll.
Tujuan dari keberadaan taman Hutan Raya tersebut jelas berlianto untuk melestarikan keanekaragaman hayati, menjaga keseimbangan ekosistem, menjaga habitat alami, menjaga kesuburan tanah, mencegah erosi, menjaga keseimbangan iklim dll.
Taman Hutan Raya juga berfungsi sebagai tempat penelitian ilmu pengetahuan, Pendidikan lapangan, penunjang budidaya, pemanfaatan kondisi lingkungan, habitat bagi sejumlah spesies flora dan fauna dan penangkaran berbagai jenis flora dan fauna .
“Keberadaan taman Hutan raya bertujuan untuk melestarikan keanekaragaman hayati, menjaga ekosistem lingkungan , menjaga habitat alam sejumlah spesies flora dan fauna tertentu, mencegah erosi , menjaga keseimbangan iklim dan wadah bagi penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan tertentu. Sera berfungsi juga untuk penangkaran berbagai jenis flora dan fauna," ujarnya.
Berlianto mengajak agar seluruh lapisan masyarakat bisa Bersama-sama mengawasi dan menjaga kelestarian alam dengan aneka flora dan fauna yang terdapat di kawasan Taman Hutan Raya (tahura) tersebut. "Yang tentunya sangat bermanfaat bagi Masyarakat saat ini dan dimasa yang akan datang serta bisa menjadi warisan yang sangat berharga bagi generasi muda mendatang," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....