Media Sosial Peserta Seleksi Calon Paskibraka Diperiksa

  • 12 Mei 2025 23:05 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya : Tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kalimantan Tengah (Kalteng) telah selesai. Dalam seleksi tahun ini, pemerintah provinsi menambahkan indikator penilaian baru, yaitu pemantauan jejak digital peserta untuk menilai riwayat buruk yang mungkin dimiliki oleh calon pengibar di internet.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S Ampung, menjelaskan selama proses seleksi, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, termasuk wawancara, pelatihan baris berbaris serta penilaian aktivitas dan jejak digital di media sosial. Pantauan jejak digital baru diterapkan tahun ini, bertujuan untuk memastikan bahwa calon anggota Paskibraka memiliki rekam jejak yang baik.

"Tahun ini ada penambahan kriteria penilaian dalam seleksi paskibraka Kalteng, yakni jejak digital di sosial media. Hal ini dilakukan karena kita ingin para anak-anak kita yang nantinya terpilih mewakili wilayahnya bahkan terpilih hingga nasional itu memiliki rekam jejak digital yang baik," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Leonard S Ampung juga menekankan pentingnya literasi digital di kalangan peserta seleksi. Sehingga peserta bijak dalam menggunakan media sosial karena jejak digital dapat berdampak jangka panjang, termasuk dalam proses seleksi Paskibraka.

Peserta seleksi diikuti 40 putra dan 40 putri perwakilan daerah, dengan materi administrasi, wawasan kebangsaan dan pancasila, intelegensi umum, kesehatan, baris berbaris, psikotes, hingga penelusuran rekam jejak media sosial. Seluruh proses dilakukan di beberapa titik di Kota Palangka Raya, seperti Asrama Haji dan Lapangan Korem 102 Panju Panjung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....