Jalan Batu Ampar Rusak, Warga Lapor ke Halo RRI

  • 29 Apr 2025 20:56 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Masyarakat Kota Palangka Raya kembali mengeluhkan kondisi jalan rusak di berbagai titik, salah satunya di Jalan Batu Ampar. Melalui program Halo RRI, laporan dari warga terkait kerusakan jalan terus berdatangan, mencerminkan keresahan terhadap infrastruktur yang membahayakan keselamatan dan aktivitas sehari-hari.

Kerusakan jalan dapat membahayakan pengguna jalan khususnya saat malam hari dan musim hujan, di mana genangan air menutupi lubang-lubang sehingga menyulitkan pengendara untuk menghindar.

Seperti disampaikan salah seorang warga bernama Via Veronica, melalui Program Halo RRI, kondisi Jalan Batu Ampar yang padat penduduk tersebut masih dipenuhi jalanan rusak dan berlubang karena belum sepenuhnya teraspal.

“Karena merasa terganggu, kami warga sekitar berinisiatif membeli pasir dan menimbun lubang-lubang di jalan. Tapi, saat hujan turun, timbunan itu tetap bergeser,” ujarnya, beberapa lalu.

Menanggapi keluhan tersebut, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Fahrizal, mengatakan pihaknya telah menyediakan anggaran untuk menimbun jalan-jalan yang memerlukan penanganan segera. Ia mengatakan anggaran kegiatan pemeliharaan jalan tersebut tersedia di perangkat daerah melalui swakelola.

“Untuk Jalan Batu Ampar, kami upayakan dalam beberapa waktu ke depan akan menurunkan alat berat untuk membantu penanganan sementara,” katanya.

Fahrizal juga menjelaskan bahwa untuk penanganan jalan di Kota Palangka Raya, pihaknya juga dibantu PUPR Provinsi Kalimantan Tengah serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota dan Provinsi Kalimantan Tengah. Sesuai instruksi Wali Kota Palangka Raya, Dinas PUPR Kota akan mempercepat perbaikan jalan pada titik-titik yang sudah dipetakan, terutama di kawasan padat penduduk.

“Saat ini kami mulai mendata dan menyiapkan material. Secara bertahap, perbaikan pondasi sudah berjalan. Nanti akan dilanjutkan dengan pengaspalan serentak,” ucapnya.

Meski begitu, warga berharap pemerintah bertindak lebih cepat. Mereka khawatir kondisi jalan yang terus memburuk akan memperparah risiko kecelakaan dan mengganggu kelancaran ekonomi lokal.(Pornama Desi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....