Pengelolaan Lahan Gambut Berkisanambungan Di Palangka Raya

  • 27 Jan 2025 21:18 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya : Sebagian besar lahan di Palangka Raya Adalah gambut, maka dari itu Pemerintah Kota Palangka Raya menekankan pentingnya pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan.

Demikian pernyataan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Luis Evelly, dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang digelar di Ruang Rapat Peteng Karuhei II

Luis menjelaskan bahwa sekitar 75 persen wilayah Kota Palangka Raya terdiri dari ekosistem gambut, dengan luas mencapai 213.945 hektare dari total luas kota sebesar 285.312 hektare. Ia menyatakan Ekosistem gambut memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, gambut sangat rentan terhadap kebakaran yang dapat berdampak serius bagi lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

"Kami menekankan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palangka Raya sangat terkait erat dengan pelestarian ekosistem gambut. Kebakaran tidak hanya merusak tutupan lahan, tetapi juga mempengaruhi kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan kestabilan ekonomi,"katanya, Senin (27/1/2025)

Salah satu langkah yang disarankan oleh Luis adalah penerapan metode Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB), yang tidak hanya dapat mencegah kebakaran, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem gambut.

Pengelolaan ekosistem gambut membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Langkah ini harus dilakukan secara konsisten untuk melindungi lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana yang dapat terjadi

Tindakan ini diharapkan dapat menjaga kelestarian ekosistem gambut di Palangka Raya dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang merugikan berbagai sektor kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....