Cuaca Ekstrem Pengaruhi Hasil Tanaman Petani Gagal Panen

  • 29 Des 2024 23:06 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Seiring cuaca tidak menentu mempengaruhi hasil pertanian di Kalteng.

Salah seorang Petani Milenial Asep Eka Dwi Sunandar mengatakan, akibat perubahan iklim, sebagian besar lahan pertanian yang ada di wilayah Kalteng mengalami gagal panen, sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan bahan pokok, sekaligus penyumbang inflasi.

"Dampak lain dari perubahan iklim, membuat tanaman 3 kali lipat lebih rentan terserang hama penyakit, karena dalam kondisi hujan dan terkadang terik panas, hama cepat menyerang, sehingga budi daya tanaman padi dan hortikultura tumbuh tidak maksimal. Upaya yang dilakukan petani menyikapi perubahan iklim, memberikan lebih banyak asupan nutrisi pada tanaman seperti pemberian kalsium dan pupuk, dengan tujuan batang tanaman lebih kuat dari serangan hama dan pengaruh hujan deras," kata Asep. Minggu (29/12/2024).

Selain itu, pihaknya saat ini mengikuti rapat koordinasi dengan kementerian pertanian di Makassar, untuk mencari solusi ancaman krisis pangan dan pengendalian inflasi di tengah perubahan iklim yang dihadapi para petani.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalteng Alfan Samosir membenarkan, bahwa potensi kerusakan tanaman saat terjadinya perubahan iklim sangat besar, untuk itu diperlukan langkah- langkah tepat salah satunya
menyeleksi tanaman, agar mampu bertahan dalam kondisi cuaca berubah.

"Aktivitas para petani baru saja panen terhadap hasil olahan lahan bulan April tahun sebelumnya, dan di bulan Oktober adalah masa tanam untuk perhitungan Maret tahun
2023 sudah kembali panen," katanya.

Disarankan para petani lebih cermat dalam memilih bibit unggul, agar mendapatkan hasil sesuai harapan saat dipanen dan pihaknya bersama
petugas di lapangan, siap memberikan pendampingan terkait pemilihan varietas unggul baik tanaman padi dan jenis hortikultura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....