Patung Sapundu, Warisan Budaya Suku Dayak yang Tetap Lestari
- 10 Okt 2024 16:30 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Di tengah arus modernisasi yang semakin pesat, masyarakat Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah tetap melestarikan salah satu tradisi budaya mereka yang sudah berumur ratusan tahun, yaitu pembuatan sapundu.
Sapundu, patung kayu tradisional berbentuk manusia atau binatang, biasanya dibuat untuk upacara ritual Tiwah, sebuah prosesi adat Dayak Ngaju yang bertujuan untuk menghantar arwah leluhur menuju alam keabadian.
Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, para perajin sapundu masih setia membuat karya seni ini secara tradisional, menggunakan kayu ulin yang terkenal kuat dan tahan lama.
Pembuatan sapundu tidak hanya memerlukan keahlian teknis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang simbolisme dan filosofi adat Dayak Ngaju. Setiap detail ukiran memiliki makna khusus, mulai dari posisi tubuh, ekspresi wajah, hingga ornamen yang menghiasi patung tersebut.
Menurut Parada, Ketua Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MBAHK) Kota Palangka Raya, proses pembuatan sapundu bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, tergantung pada ukuran dan kompleksitas ukirannya. Kamis, (10/10/2024).
Meski demikian, generasi muda kini semakin jarang tertarik untuk mempelajari pembuatan sapundu, yang dikhawatirkan akan mengancam kelestarian budaya ini di masa depan. Namun, sejumlah upaya mulai dilakukan oleh pemerintah daerah dan lembaga budaya untuk melestarikan warisan ini.
"Sapundu ini tidak hanya sekadar patung. Ini adalah media bagi roh leluhur untuk mengawasi kita. Jadi, pengerjaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh hormat," ujarnya.
Tidak hanya itu, sapundu kini juga mulai diminati oleh para kolektor seni dan wisatawan, yang membuat seni ini semakin dikenal di kancah nasional dan internasional.
Para seniman lokal pun beradaptasi dengan permintaan pasar tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi. Dengan tetap menjaga nilai adat, meskipun ada inovasi dalam bentuk dan fungsi sapundu yang sekarang bisa digunakan sebagai hiasan rumah atau karya seni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....